Upaya penerbangan di Wakatobi

Tarik Ulur Wacana Penerbangan Kembali Wings Air, Hendry Madjid: Pemda Pelit Subsidi

Wacana terbang kembalinya maskapai Wings Air di Wakatobi, seakan belum ada titik terang. 

Penulis: Desi T Aswan | Editor: Sukmawati Ibrahim
Dokumen Pribadi
Aktivis sosial, Hendry Madjid. Ia menyayangkan soal wacana terbang kembalinya maskapai Wings Air di Wakatobi, seakan belum ada titik terang.  

"Meskipun antara income dan nilai subsidi yang direlakan tidak paralel, tapi dua pimpinan sebelumnya tetap pada pendirian membayar kursi kosong pada dulu Susi Air, dan sekarang Wings Air," jelasnya.

Baginya, Hugua dan Arhawi paham visi Wakatobi, didukung dengan anggota legislatifnya yang juga sejalan dan mendukung ekonomi pariwisata sebagai bassic sector. 

Kini di 2022, sambung Hendry, dimana, menurutnya masa kepemimpinan Haliana seakan membuat Wakatobi mundur 100 langkah. 

"Bupati dan 25 aleg yang dipiara daerah paham atau tidak, sependek pengetahuanku, mereka harus paham, terlebih Bupati yang maha kuasa," jelasnya. 

Sederhana saja, kata Hendry, jika tata kelola daerah adalah untung-untungan, maka subsidi adalah haram. 

"Pengusaha mana, praktisi mana atau orang bodoh mana yang mau rugi? Namun apakah semua pengelolaan daerah resultannya adalah untung? Saya pikir tidak, toh jikapun rugi, bukan uang pribadimu, bukan modal yang keluar dari sakumu. Kesannya, Pemerintah pelit subsidi padahal untuk memudahkan masyarakat sendiri loh," tegasnya menyindir.  

Hendry mengacu pada daya dobrak seorang pemimpin untuk bisa mengembangkan wisatanya lebih maju ke depan. 

"Kembali lagi basic sector kita adalah daya jual wisata, keindahan pantai, laut, dan seisinya. Bukan masyarakat lokal yang hanya menikmati tapi orang lain di luar sana ingin bertandang tentu membutuhkan akses lebih muda," jelasnya.

Hendry seakan mencurigai Pemerintah Wakatobi enggan mengeluarkan subsidi sebagai jalan pintas Wings Air terbang kembali. Karena dianggap sebagai pengurangan anggaran.

"Tak sudi kiranya jika anggaran yang sedemikian kecil ini digunakan untuk mensubsidi kursi kosong pada Wings Air yang nanti minim income lagi," tambahnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved