Mafia Tanah

Nekat! Terduga Mafia Tanah Jual Lahan Kelolaan Kementerian Keuangan di Makassar

Terduga mafia tanah RAH alias Richard (58) ditangkap Tim Resmob Polda Sulsel di home stay Jl Cempaka Putih Timur VIII, Jakarta Pusat.

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Sukmawati Ibrahim
Resmob Polda Sulsel
Saat Tim Resmob Polda Sulsel menangkap terduga mafia tanah Richard (topi merah) di Jakarta Pusat. kasus itu bermula saat Richard menjual tanah ke Ir H Sukardi pada 27 Juni 2016. Tanah yang dijual Richard itu berlokasi di Jl Sultan Hasanuddin No 7, kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Terduga mafia tanah RAH alias Richard (58) ditangkap Tim Resmob Polda Sulsel.

Richard ditangkap atas tuduhan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan.

Penangkapan Richard berlangsung di home stay Jl Cempaka Putih Timur VIII, Jakarta Pusat.

Kanit Resmob Polda Sulsel Kompol Dharma Negara yang dikonfirmasi membenarkan penangkapan Richard.

Ia menjelaskan, kasus itu bermula saat Richard menjual tanah ke Ir H Sukardi pada 27 Juni 2016.

Tanah yang dijual Richard itu berlokasi di Jl Sultan Hasanuddin No 7, kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel)

Harga jual Richard ke Sukardi, senilai Rp 15 milliar.

"Korban (Sukardi) sudah melakukan pembayaran panjar sebesar Rp 3,8 milliar," kata Kompol Dharma Negara dalam keterangan tertulisnya, Kamis (4/8/2022) malam.

"Dan terlapor (Richard) memperlihatkan Akta Jual Beli No.147/AJB/1998 seolah-olah milik terlapor sehingga korban mau melakukan pembayaran DP," sambungnya.

Namun, lanjut Kompol Dharma, ternyata objek lokasi tanah seluas 719 M2 yang dijual Richard itu merupakan Asset properti Eks BPPN.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved