Pendukung Ulama Irak Serbu Parlemen

Pendukung Ulama Irak Serbu Baghdad, Tuntut Pemerintahan Bebas Korupsi

Para pengunjuk rasa, Sadr dan Gerakan Sadrnya merobohkan penghalang beton dan memasuki Zona Hijau.

Penulis: Desi T Aswan | Editor: Hasriyani Latif

TRIBUN-TIMUR.COM - Ribuan pendukung ulama populis Syiah Moqtada al-Sadr menyerbu zona benteng pemerintah Baghdad dan masuk ke parlemen untuk kedua kalinya dalam seminggu, menyebabkan sedikitnya 125 orang terluka dan meningkatkan pertikaian politik

Dilansir dari Reuters, ribuan pendukung ulama populis Syiah Moqtada al-Sadr menyerbu zona benteng pemerintah Baghdad dan menerobos masuk ke parlemen pada hari Sabtu untuk kedua kalinya dalam seminggu, menyebabkan sedikitnya 125 orang terluka dan meningkatkan pertikaian politik.

Para pengunjuk rasa, Sadr dan Gerakan Sadrnya merobohkan penghalang beton dan memasuki Zona Hijau, yang merupakan tempat departemen pemerintah dan misi asing, sebelum menerobos ke parlemen.

"Kami menyerukan pemerintah yang bebas dari korupsi ... dan itu adalah tuntutan rakyat," kata seorang pengunjuk rasa, Abu Foad, di antara kerumunan pengunjuk rasa yang membawa plakat dengan foto Sadr dan bendera nasional.

Aksi protes itu akan berlanjut pada hari Rabu (2/8/2022) meskipun kali ini setidaknya 125 orang - termasuk demonstran dan polisi - terluka, menurut pernyataan kementerian kesehatan.

Pendukung Sadr melemparkan batu dan polisi menembakkan gas air mata dan granat kejut.

"Kami orang Irak telah mengalami ketidakadilan karena orang-orang korup itu," kata pengunjuk rasa lain Alaa Hussain, 49.

"Saya punya dua anak pengangguran yang lulus dari universitas dan saya menganggur. Tidak ada pekerjaan dan itu semua karena korupsi."

Sejak saat itu Sadr memanfaatkan ancaman untuk membangkitkan kerusuhan rakyat jika parlemen mencoba menyetujui pemerintah yang tidak dia sukai, dengan mengatakan pemerintah itu harus bebas dari pengaruh asing.(*)

Baca berita terbaru dan menarik lainnya dari Tribun-Timur.com via Google News atau Google Berita

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved