Dugaan Pungli

Kemenkumham Sulsel Berhentikan Sementara Kalapas Parepare dan Takalar

Keduanya diberi tindakan tegas lantaran adanya laporan dari keluarga nara pidana mengenai dugaan pungli yang dilakukan oleh kedua kalapas tersebut

Penulis: M Yaumil | Editor: Muh. Irham
M YAUMIL/ TRIBUN TIMUR
Kalapas Kelas IIA Parepare, Zainuddin saat bertemu di warkop sweetness, Minggu (31/7/2022). Ia membantah adanya demo dari warga binaan. Berdasarkan pengakuan salah satu narapidana Kalapas tersebut kerap meminta uang pada warga binaan dengan jumlah hingga Rp 40 juta. 

PAREPARE, TRIBUN-TiMUR.COM - Kemenkumham Sulawesi Selatan (Sulsel) mengeluarkan keputusan tegas terhadap Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Parepare, Zainuddin. Zainuddin diberhentikan sementara dari jabatannya bersama Kalapas Takalar.

Keduanya diberi tindakan tegas lantaran adanya laporan dari keluarga nara pidana mengenai dugaan pungutan liar yang dilakukan oleh kedua kalapas tersebut

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Sulsel, Suprapto membenarkan informasi tersebut.

"Sejak hari ini, sampai selesai pemeriksaan keseluruhan. Kita bebastugaskan selama satu bulan," katanya kepada tribun timur, Minggu (1/8/2022).

Keputusan itu hasil pemeriksaan yang dilakukan kepada Kalapas Parepare.

Selain itu, pemeriksaan terus berlanjut untuk mencari kebenaran dari Pungli yang terjadi di Lapas Parepare.

"Tapi kami tidak akan berhenti sampai disitu, kita akan terus mendalami dan melakukan pemeriksaan kepada orang yang kita anggap ada kaitannya dengan persoalan itu," jelas Suprapto.

Namun demikian, jika tidak terbukti bersalah, jabatan itu akan dikembalikan.

"Kalau tidak benar ya kita kembalikan (jabatan). Kalau benar ya kita tindaklanjuti dengan sanksi," bebernya.

Suprapto menambahkan, Kalapas Parepare satu bulan lagi akan pensiun.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved