Mahasiswa Farmasi UIN Alauddin Makassar Kembangkan Obat Herbal dari Daun Botto-Botto

daun Botto-botto ini diteliti dan diramu menjadi Obat Herbal. Khasiatnya, menjadi obat anti peradangan.

Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Waode Nurmin
Tangkap Layar Youtube Tribun Timur
Dua pengurus HMJ Farmasi FKIK Uin Alauddin Muhlisuddin dan Nurul Fajria dalam bincang kampus live di Youtube Tribun-Timur.com, Jumat (29/7/2022). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Obat Herbal seringkali menjadi pilihan warga Indonesia ketika sakit.

Saat ini, Obat Herbal sangat banyak macamnya.

Biasanya terbuat dari tumbuhan atau dedaunan.

Inilah yang dibahas dua pengurus HMJ Farmasi FKIK UIN Alauddin Makassar Muhlisuddin dan Nurul Fajria dalam bincang kampus live di Youtube Tribun-Timur.com, Jumat (29/7/2022).

Muhlisuddin menilai obat herbal menjadi pilihan sebab mudah didapatkan.

"Obat herbal merupakan obat yang bisa didapatkan sangat mudah dan bisa dibuat secara mandiri," jelas Muhlisuddin.

Dalam membuat obat herbal, masyarakat banyak masih menggunakan cara tradisional.

Bahannya pun banyak didapatkan di alam liar.

"Kalau di Makassar, banyak ada di pinggir jalan. tapi di Makassar banyak yang tidak tahu," ujar Nurul Fajria

"Mereka menganggap bahwa ini benalu atau cuman rumput biasa," sambungnya.

Salah satu contohnya ialah daun Botto-botto.

Daun ini menjadi bahan penelitian mahasiswa HMJ Farmasi UIN Alauddin Makassar ini.

Bahasa latinnya Chromolaena Orodata.

"Mahasiswa Farmasi sudah banyak menghasilkan obat herbal. Saya bersama tim pernah membuat satu inovasi dari tumbuhan daun Botto-botto," kata Nurul.

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved