46,24 Ton Kopra Hitam Asal Sulsel Diekspor ke Bangladesh, Nilainya Capai Rp 749 Juta

CV Aflaha mengirimkan kopra hitam sebesar 46,24 ton dengan harga Rp 749. 499.680.

Penulis: Wahyudin Tamrin | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM /WAHYUDDIN
Kepala Karantina Pertanian Makassar Lutfie Natsir bersama Direktur CV Aflaha Coconut Mandiri Muhammad Adit Sophian Marzuki saat melepas kopra di di gudang milik CV Aflaha Coconut Mandiri yang berlokasi di Kompleks Pergudangan 88 Pattene, Jl Ir Sutami, Biringkanaya, Makassar, Selasa (26/7/2022). Sebanyak 46,24 ton dengan harga Rp 749. 499.680 akan dikirim ke Bangladesh. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kepala Karantina Pertanian Makassar, Lutfie Natsir, melepas ekspor perdana komoditas kopra hitam dengan negara tujuan Bangladesh.

Pelepasan ekspor ini dilakukan di gudang milik CV Aflaha Coconut Mandiri di Kompleks Pergudangan 88 Pattene, Jl Ir Sutami, Biringkanaya, Makassar, Selasa (26/7/2022).

Lutfie Natsir didampingi Koordinator Bidang Karantina Tumbuhan Nuni Ujiani Natsir beserta para pejabat lingkup Karantina Pertanian Makassar.

Baca juga: Kementerian Pertanian Ekspor 46,24 Ton Kopra Hitam Asal Sulsel ke Bangladesh

Baca juga: Komitmen Dukung Industri Kelapa Sawit Berkelanjutan, Airlangga Ubah Skema Tarif Pungutan Ekspor

Pada pelepasan ekspor perdana ini, CV Aflaha akan mengirimkan kopra hitam sebesar 46,24 ton dengan harga Rp 749. 499.680.

Lutfie Natsir mengatakan ekspor perdana ini menjadi pemicu akselerasi ekspor di Sulawesi Selatan.

Apalagi kata dia, ketersediaan kopra di Sulawesi sangat banyak.

"Ini menjadi titik picu eksportir di Sulsel untuk mengembangkan eksportnya di berbagai komoditi," katanya.

Menurutnya, peningkatan ekspor merupakan salah satu kunci untuk memperbaiki perekonomian nasional.

Dengan potensi ekspor yang sangat besar, baik itu dari keragaman komoditas, kualitas, serta negara tujuan ekspor.

Situasi pandemi dan perekonomian global yang sedang lesu bukan penghalang atau membuat masyarakat menyerah.

Potensi ekspor yang dimiliki, kata dia, sangatlah besar. Kuncinya adalah produktif dan terus aktif.

"Hari ini kita patut berbangga, karena Sulawesi Selatan sudah dapat melakukan ekspor langsung komoditas kopra hitam dengan negara tujuan Bangladesh," katanya.

"Selama ini komoditas kopra hitam ini dikirim melalui Surabaya atau Jakarta lalu kemudian dikirim ke negara tujuan," tambahnya.

Direktur CV Aflaha Coconut, Mandiri Muhammad Adit Sophian Marzuki, menyebutkan sumber kopra yang diekspor ini berasal dari berbagai provinsi di Sulawesi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved