Penganiayaan

Polsek Tamalatea Dinilai Lambat Tangani Kasus Penganiayaan di Tina'ro, Pelaku Masih Berkeliaran

pelaku atau terlapor bernama Arman bersama satu orang temannya sedangkan pelapor bernama Dwi Saputra Wahyudi.

Penulis: Muh Rakib | Editor: Muh. Irham
ladbible.com
Ilustrasi penganiayaan 

JENEPONTO, TRIBUN-TIMUR.COM - Polsek Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan belum menangkap terduga pelaku penganiayaan.

Diketahui pelaku atau terlapor bernama Arman bersama satu orang temannya sedangkan pelapor bernama Dwi Saputra Wahyudi.

Peristiwa kejadian terjadi pada tanggal 9 Juni 2022 di Dusun Tina'ro, Desa Kareloe, Kecamatan Bontoramba, Jeneponto.

Sodara korban, Wahda mengatakan laporan adeknya hingga sekarang belum juga ditindaki.

Bahkan belum ada terduga pelaku yang diamankan atau ditangkap.

"Kasusnya adekku lamami, sudahmi semua dipanggil tapi belum ada tindakan, belumpi ada diambil," ujarnya, Selasa (26/7/2022).

Ia menjelaskan bahwa pada saat kejadian, adeknya sementara mengendarai motor menuju ke Kecamatan Tamalatea.

Kemudian ditengah perjalanan ditahan oleh pelaku dan langsung dilempari batu.

Sehingga korban berhenti dan mendatangi terduga pelaku dan berkata 'ngapa nu nyambila' (Kenapako melempar).

Setelah korban bertanya seperti itu, ia langsung dikejar dan berturut-turut dilempari batu yang mengakibatkan kaki korban kena dan terluka.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved