Mahasiswi UMI Meninggal
Satu Mahasiswa Tewas Saat Pengkaderan di Malino, Satu Mahasiswa Masih Dirawat
Sedangkan, seorang mahasiswa lainnya berinisial MF (20) asal Makassar, masih menjalani perawatan medis.
Penulis: Sayyid Zulfadli Saleh Wahab | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-GOWA.COM - Pengkaderan mahasiswa kembali menelan korban.
Seorang mahasiswi berinisial ZA (20) meninggal dunia saat mengikuti pengkaderan.
ZA berasal dari Kabupaten Maros
Sedangkan, seorang mahasiswa lainnya berinisial MF (20) asal Makassar, masih menjalani perawatan medis.
Keduanya merupakan mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Mahasiswa Muslim Indonesia (UMI).
Mereka mengikuti pengkaderan senat Fakultas di Embun Pagi Lingkungan Butta Toa, Kelurahan Buluttana Kecamatan Tinggimoncong, Gowa.
Kapolsek Tinggimoncong Polres Gowa, AKP Jumadi mengatakan selain satu korban meninggal dunia, ada juga satu orang lainnya yang sakit.
Dia menyebut korban yang sementara sakit berinisial MF masih menjalani perawatan medis.
"Selain korban meninggal dunia, ada juga satu orang lainnya yang sakit dan sementara dirawat," ujarnya, Minggu (24/7/22)
Dia membeberkan, jika ada mahasiswa Universitas Muslim Indonesia (umi) dari fakultas Kesehatan Masyarakat sebanyak 61 orang
Itu terdiri dari 20 orang panitia, 24 orang peserta dan 17 orang pengurus organisasi.
Mereka katanya, tengah melaksanakan pengkaderan dan latihan dasar di Embun Pagi di Kelurahan Buluttana.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03 30 Wita.
Sekira pukul 04 00, korban dilarikan ke Puskesmas Tinggimoncong.
"Sempat dilarikan ke Puskesmas Tinggimoncong, dan disana korban (ZA) dinyatakan meninggal dunia," pungkasnya.
Jasad ZA kini berada di ruangan Forensik Dokpol Biddokkes Polda Sulsel, untuk dilakukan pemeriksaan guna mengetahui penyebab kematiannya.
Laporan Kontributor TribunGowa.com, Sayyid Zulfadli
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/sayyid-ddd.jpg)