PSM Makassar

PT LIB Surati PSM Terkait Hasil Verifikasi Stadion BJ Habibie, Bisa Digunakan dengan Catatan

Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) beri PSM Makassar batas waktu hingga Senin (25/7/2022) untuk benahi catatan yang diberikan.

Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Waode Nurmin
M YAUMIL/ TRIBUN TIMUR
Pemasangan lampu Stadion Gelora BJ Habibie Kota Parepare. Manajemen PSM Makassar gelontorkan dana Rp 1,3 miliar untuk menggantikan lampu Stadion Gelora BJ Habibie (GBH) agar lolos verifikasi. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - PT Liga Indonesia Baru (LIB) telah menyurati PSM Makassar terkait hasil verifikasi Stadion BJ Habibie Parepare

Hasilnya, PT LIB selaku operator Liga 1 masih memberikan catatan untuk pembenahanStadion BJ Habibie Parepare.

"Sudah (sampaikan surat ke PSM terkait hasil verifikasi). Masih ada beberapa catatan, terutama lampu," ungkap Direktur Utama PT LIB, Ahmad Hadian Lukita melalui telepon, Sabtu (23/7/2022) .

Dia sampaikan, lampu masih dicek lagi, masih harus disetting. Sebab, lampu stadion tidak sekadar dipasang saja.

"Harus disetting dengan baik, sebab kalau salah setting bisa buat silau pemain," jelas pria akrab disapa Lulu ini.

Termasuk juga, permukaan sisi timur lapangan butuh perbaikan.

"Semua akan dicek," sambungnya.

Lulu sampaikan, PSM Makassar diberi batas waktu hingga Senin (25/7/2022) untuk benahi catatan diberikan.

Hal ini sesuai dengan jaminan PSM untuk menyelesaikan hingga batas waktu tersebut.

"PSM menyatakan 25 Juli semua akan beres".

"Kami lihat dulu, bukan lolos tidaknya (verifikasi) atau layak dipakai tanding. Kalau belum, PSM harus cari stadion alternatif," terang pria kelahiran Bandung ini.

Kendati demikian, Lulu memastikan PSM bisa menggunakan Stadion BJ Habibie Parepare sebagai markas di Liga 1 musim 2022-2023 jika semua catatan diberikan telah beres.

"Bukan berarti tidak akan main di situ. Kalau sudah lebih beres lagi, kalau home bisa dipakai lagi," tuturnya.

PSM bertindak sebagai tuan rumah pada pekan kedua Liga 1 musim, Jumat (29/7/2022) pukul 17.00 Wita.

Jika 25 Juli nanti dinilai sudah layak digunakan, Bali United menjadi tim pertama yang dijamu di stadion berkapasitas 20 ribu penonton tersebut.

Namun, jika belum bisa digunakan, Lulu meminta PSM mencari stadion alternatif.

Tapi, sampai saat ini pihaknya belum menerima pengajuan dari PSM.

PSM pun diberikan keleluasaan dalam memilih stadion alternatif. Bisa bermain di stadion mana pun, termasuk kandang Bali United, akan tetapi PSM tetap terhitung sebagai tuan rumah.

"Komunikasi masih jalan terus, apa lagi sekarang masih 23 Juli. Setiap hari kita pantau dan terus pastikan," pungkas Lulu.

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved