3 Tahun DPRD Barru Hasilkan 10 Perda Inisiatif, Salah Satunya Perda Retribusi Bangunan Gedung

Jika Perda tersebut tidak sesuai dengan kondisi saat ini, maka DPRD akan meninjau ulang atau merevisi aturan tersebut.

Penulis: Darullah | Editor: Waode Nurmin
TribunBarru.com/Darullah
Ketua DPRD Barru, Lukman T 

TRIBUNBARRU.COM, BARRU - Dalam kurun waktu tiga tahun masa kerja anggota DPRD Barru (2019-2022), wakil rakyat itu telah menghasilkan 10 Peraturan Daerah (Perda) inisiatif.

Hal itu diungkapkan Ketua DPRD Barru, Lukman T kepada TribunBarru.com, Selasa (19/7/2022).

Lukman mengakui sejak periodenya memimpin DPRD Barru, telah menerbitkan sekira 10 Perda Inisiatif.

"Dari Ranperda hingga menjadi Perda tidak seluruhnya merupakan usulan pihak eksekutif (Pemerintah) saja," ujarnya.

"Tetapi dewan juga memiliki produk perda yang dikenal dengan nama Perda inisiatif," kata Lukman melanjutkan

Kesepuluh Perda Inisiatif yang diinisiasi Legislator Barru pada 2019 ada 4 Perda, yakni Perda Kabupaten Layak Anak (KLA), Perda Pengarusutamaan Gender (PGU).

Juga Perda Penyelenggaraan Pendidikan, dan Perda Pencegahan dan Peningkatan Kualitas terhadap Perumahan Kumuh dan Pemukiman Kumuh.

Kemudian pada 2020, DPRD Barru kembali menerbitkan 4 Perda, diantaranya yaitu Perda Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan, Perda Pemberdayaan dan Pengembangan Usaha Mikro Menengah.

Juga Perda Bantuan Hukum Bagi Warga Miskin, dan Perda Tentang Penyelenggaraan Jasa dan Konstruksi.

Sedangkan pada 2021 Legislator Barru kembali menerbitkan dua Perda, diantaranya yaitu Perda Bangunan Gedung, dan Perda Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung.

"Begitu pula dengan Perda Inisiatif di 2022 ini, masih dalam tahap pembahasan," tambahnya.

Menurut politisi Nasdem ini, DPRD akan mengevaluasi Perda yang sudah ada untuk mengetahui sejauh mana implementasinya di lapangan.

Jika Perda tersebut tidak sesuai dengan kondisi saat ini, maka DPRD akan meninjau ulang atau merevisi aturan tersebut.

Ketua DPRD Barru menegaskan bahwa DPRD Barru akan terus komitmen mendukung percepatan pembangunan daerah.

"Kita semua tentu ingin Kabupaten Barru menjadi daerah yang terus berkembang dan dalam kondisi yang aman dan kondusif, juga berdaya saing," pungkasnya.

Pihaknya menjelaskan bahwa Perda inisiatif adalah peraturan daerah yang rancangannya berasal dari inisitif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Laporan jurnalis TribunBarru.com, Darullah, @uull.dg.marala.

 

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved