Warga Sinjai Keluhkan Kenaikan Harga Gas Elpiji 12 Kilogram

Para pengusaha di Kabupaten Sinjai terpaksa menyusuaikan harga makanan yang mereka jual.

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM/SAMSUL BAHRI
Pengusaha Warung Nikmat Bambang di Jl Jenderal Sudirman, Sinjai/SAMBA  

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI UTARA-Sejumlah pengusaha kuliner di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan mengeluh.

Para pengusaha di Kabupaten Sinjai terpaksa menyusuaikan harga makanan yang mereka jual.

Hal itu dilakukan pasca naiknya gas sepekan terakhir.

" Terpaksa kami sesuaikan dengan harga tabung 12 kilogram dengan menaikkan harga," kata pemilik Warung Nikmat Sinjai, Bambang, Senin (18/7/2022).

Hal itu terpaksa dilakukan para pengusaha agar mereka tidak rugi. Hanya saja tak diungkap

Naiknya elpiji non subsidi tersebut membuat kaget para pengusaha kuliner di Kabupaten Sinjai.

Pasalnya kenaikan tersebut tidak diawali dengan sosialisasi dari pihak pemerintah.

" Kami kaget karena tidak ada sosialisasi, naik secara tiba-tiba saja," kata Bambang.

Ia mengungkap bahwa dalam setahun ini kenaikan harga elpiji non subsidi sudah tiga kali.

Harga saat ini Rp 225 per tabung dari sebelumnya Rp 200 per tabung.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved