Bantuan Perumahan

Bantuan Bahan Bangunan untuk Warga Jeneponto Tak Layak Pakai, Papannya Banyak yang Lapuk

kualitas bantuan yang diberikan sangat tidak layak. Sebagian besar papan yang diberikan merupakan papan lapuk dan sebagian lagi telah bengkok.

Penulis: Muh Rakib | Editor: Muh. Irham
ist
Penampakan papan perumahan yang diserahkan kepada warga Bontotangnga, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto yang dianggap tidak layak pakai. Sebagian papan tersebut telah lapuk dan sebagian lagi bengkok 

JENEPONTO, TRIBUN-TIMUR.COM - Warga Kelurahan Bontotangnga, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto keluhkan kualitas Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

Bantuan tersebut merupakan alat pembangunan rumah seperti papan, besi dan seng. 

Namun setelah diterima, ternyata kualitas bantuan yang diberikan sangat tidak layak. Sebagian besar papan yang diberikan merupakan papan lapuk dan sebagian lagi telah bengkok.

Diketahui penerima bantuan di Bontotangnga bernama Iskandar dan Dg Kanang.

Program BSPS ini merupakan aspirasi anggota DPR RI Hamka B. Kady.

Adanya temuan barang yang tidak layak digunakan menjadi sorotan pemuda di Bontotangnga.

Edy Subarga selaku tokoh pemuda sekaligus juga menjabat sebagai ketua HPMT Jeneponto angkat bicara.

Ia mengatakan bahwa saat dia turun langsung ke lapangan untuk meninjau penerima BSPS di Jeneponto, ternyata banyak kecurangan yang dilakukan oleh suplayer BSPS Bontotangnga untuk mendapatkan keuntungan.

"Banyak bahan yang disediakan tidak layak pakai," ujarnya, Kamis (14/7/2022).

Sementara suplayer BSPS Bontotangnga, Dg Ngati tidak memberikan respon saat dihubungi.

Sekedar di ketahui bahwa penerima BSPS di Jeneponto sebanyak 200 orang.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved