Dana Hibah

ACC: Pemkab Lutim Kok Kasih Hibah ke Polres Lutim Tiga Tahun Berturut-turut

Nilai hibah yang digelontorkan Pemkab Luwu Timur tergolong fantastis yaitu Rp 20 miliar, untuk pembangunan Polres Luwu Timur yang baru.

Penulis: Ivan Ismar | Editor: Muh. Irham
TribunLutim.com/Ivan Ismar
Polres Luwu Timur, Jl Andi Djemma, Kecamatan Malili. 

MALILI, TRIBUN-TIMUR.COM - Anti Corruption Committee (ACC) Sulawesi menyoroti pemberian hibah pemerintah kabupaten (Pemkab) ke Polres Luwu Timur.

Nilai hibah yang digelontorkan Pemkab Luwu Timur tergolong fantastis yaitu Rp 20 miliar, untuk pembangunan Polres Luwu Timur yang baru.

Hibah Rp 20 miliar tersebut, diberikan dalam kurun dua tahun berturut-turut yaitu APBD 2021 dan 2022.

Tahap pertama dari APBD 2021, dikucurkan dana pembangunan Polres Luwu Timur, Rp 5 miliar.

Kemudian pada APBD 2022 Rp 15 miliar. Dan rencananya pada APBD 2023, ada lagi tambahan Rp 5 miliar.

Direktur ACC Sulawesi Abd Kadir Wokanubun mengatakan, aturan terkait dana hibah diatur di Peraturan Pemerintah No 12 Tahun 2019.

Aturan itu berisi tentang pengelolaan keuangan daerah serta Permendagri no 77 tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah.

Kadir menjelaskan, ada dua hal tentang hibah yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Luwu Timur ke Polres Luwu Timur. Yaitu hibah dalam bentuk tanah dan hibah dalam bentuk uang.

"Kami menilai ada beberapa hal yang harus disoroti," kata Kadir via WhatsApp, Kamis (14/7/2022) malam.

Pertama kata Kadir, Polres Luwu Timur merupakan lembaga vertikal yang sumber pendanaanya dari APBN bukan dari APBD.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved