Dosen Asal Gaza Palestina Bawa Kuliah Tamu di Unismuh Makassar, Ini Pesannya

Kuliah tamu itu digelar di Mini Hall FEB Unismuh Makassar, Jl Sultan Alauddin No 259, Gunung Sari

Penulis: Wahyudin Tamrin | Editor: Saldy Irawan
DOK PRIBADI
Foto bersama pemateri dan peserta kuliah tamu di Mini Hall FEB Unismuh Makassar, Jl Sultan Alauddin No 259, Gunung Sari, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Rabu (13/7/2022).   

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dosen dari Gaza Palestina Arafat Ali Nasser berkunjung ke Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar.

Arafat Ali Nasser datang untuk membawakan kuliah tamu di kampus beralmamater biru itu.

Kuliah tamu itu digelar di Mini Hall FEB Unismuh Makassar, Jl Sultan Alauddin No 259, Gunung Sari, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Rabu (13/7/2022).

Management Information System adalah topik kuliah tamu yang dibwakan oleh Arafat Ali Nasser.

Selain Arafat Ali Nasser, dosen yang juga membawakan kuliah tamu adalah Muryani Arsal.

Ia mengambil topik Risk In Islamic Finance.

Kuliah tamu tersebut dibuka oleh Plt Dekan FEB Unismuh Makassar Abdul Muttalib.


Abdul Muttalib mengatakan bahwa materi Sistem Informasi Management menjadi sangat penting bagi dosen dan mahasiswa.


Sebab, materi tersebut dapat membantu menambah wawasan dan ilmu pengetahuan untuk menghadapi kemajuan Ilmu perngetahuan dan Ekonomi secara global.


"Semoga ini dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari," kata Abdul Muttalib yang juga menjabat sebagai Wakil Dekan 3 Unismuh.


Arafat Ali Nassar menjelaskan bahwa sistem informasi manajemen menjadi model praktis dan efisien untuk memperlancar proses aktivitas dalam sebuah perusahaan.


Fungsinya adalah menyajikan data yang telah diolah dalam sistem informasi.


"Sehingga lebih tersistem, efektif, serta efisien atau yang sering disebutkan dalam istilah effective business system," katanya.


Sementara itu Muryani Arsal menyebutkan bahwa Islam menempatkan penekanan yang sama pada dimensi etika, moral, sosial, dan agama.


Selain itu juga berusaha meningkatkan kesetaraan dan keadilan untuk kebaikan masyarakat secara keseluruhan.


"Ini meminimalkan banyak resiko yang ditimbulkan seperti financial risk, operationa risk, business risk dan event risk," katanya.


Acara ini dipandu oleh Kepala LBPKUI Universitas Muhammadiyah Makassar Maharida Manindar dengan menggunakan pengantar bahasa Inggris.


Acara ini diikut para dosen dan mahasiswa dalam lingkup FEB Unismuh Makassar. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved