Akibat Ulah Kepala Desa, Seorang Warga di Jeneponto Terancam Tidak Menikah, Reaksi Ketua Apdesi

Diketahui tindakan Kades Baltar tidak mencerminkan dirinya sebagai seorang pemerintah.

Penulis: Muh Rakib | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM/MUH RAKIB
Ketua APDESI Jeneponto, Radjamuda Sewang, Minggu (10/7/2022). 

TRIBUNJENEPONTO.COM - Viralnya tindakan Mansur seorang Kepala Desa (Kades) Balangloe Tarowang (Baltar) Kecamatan Tarowang, Kabupaten Jeneponto disayangkan oleh ketua APDESI.

Diketahui tindakan Kades Baltar tidak mencerminkan dirinya sebagai seorang pemerintah.

Lantaran tak ingin menandatangani berkas administrasi pernikahan warganya.

Padahal itu sangat dibutuhkan oleh kedua mempelai calon pengantin.

Berkas itu tidak bisa dilanjutkan jika tidak ada tanda tangan dari kepala desa setempat (Baltar).

Viralnya informasi seperti ini membuat Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Jeneponto Radjamuda Sewang angkat bicara.

Ia mengatakan perilaku Kades Baltar sangat disayangkan. Karena tidak mencerminkan sifat sebagai seorang pemerintah.

"Sangat menyayangkan kepada Kepala Desa (Baltar) yang menolak tanda tangan warganya yang ingin melangsungkan resepsi pernikahan gegara bukan yang bersangkutan membawa berkas ke rumah kades," ujarnya, via whatsapp, Minggu (10/7/2022).

Menurutnya, diduga kades Baltar akan menggagalkan rencana pernikahan warganya.

"Jangan gegara kita sampai urusan masyarakat terbengkala apalagi sampai gagal," katanya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved