Opini Rifqy Tenribali Eshanasir

Diplomasi Maraton Jokowi ke Ukraina dan Rusia

Presiden Jokowi dan rombongan tiba di Ukraina melalui kereta api dari kota Rzeszow, Polandia dan menjadi pemimpin Asia pertama beretemu Zelenskyy.

Rifqy Tenribali
Rifqy Tenribali Eshanasir, Pengamat hubungan internasional/alumnus Ritsumeikan Asia Pacific University, Beppu, Jepang 

Oleh: Rifqy Tenribali Eshanasir

Peneliti Muda di Puslitbang Konflik Perdamaian dan Demokrasi, Universitas Hasanuddin, dan Alumni Hubungan Internasional dan Studi Perdamaian di Universitas Ritsumeikan Asia Pasifik, Jepang.

TRIBUN-TIMUR.COM - Sejak tanggal 29 Juni 2022, Presiden Indonesia Joko Widodo telah tiba di Ukraina bersama Menteri Luar Negeri Retno Marsudi untuk bertemu dengan Presiden Volodymyr Zelenskyy sebagai bagian dari perjalanan Eropa mereka ke Jerman (untuk menghadiri pertemuan G7), Ukraina dan Rusia.

Presiden Jokowi dan rombongan tiba di Ukraina melalui kereta api dari kota Rzeszow, Polandia dan menjadi pemimpin Asia pertama yang bertemu dengan Zelenskyy.

Zelenskyy sangat mengapresiasi kunjungan Jokowi.

Tujuan Indonesia mengunjungi Ukraina dan Rusia adalah untuk membangun perdamaian dan menemukan titik temu antara negara-negara yang berperang ini.

Jokowi telah mengambil inisiatif dan menawarkan dirinya untuk bertindak sebagai pembawa pesan damai antara Zelenskyy dan Putin.

Ia mengunjungi keduanya sehingga mereka dapat berdialog, terutama untuk memulihkan rantai pasokan gandum, makanan, dan energi sebelum kelangkaan mempengaruhi miliaran orang di seluruh dunia.

Sebelum bertemu dengan Presiden Ukraina di ibukota Kiev, Jokowi dan Ibu Iriana tiba dengan kereta api di kota Irpin, yang telah berada di bawah serangan berat rudal dan tembakan oleh pasukan Rusia.

Jokowi dan Iriana kemudian menyeberang ke Kiev untuk mengunjungi Pusat Ilmu dan Bedah Endokrin, Transplantasi Organ dan Jaringan Endokrin di mana mereka memberikan bantuan kemanusiaan dengan menyumbangkan persediaan dan peralatan medis.

Terakhir, Presiden Indonesia bertemu dengan Presiden Ukraina di Istana Maryinsnky di Kiev.

Zelenskyy mengucapkan terima kasih atas kunjungan Jokowi serta undangannya untuk menghadiri KTT G2 di Bali akhir tahun ini di bulan November.

Zelenskyy telah mengkonfirmasi bahwa Ukraina akan hadir berdasarkan kondisi keamanan negara dan komposisi peserta KTT lainnya.

Lebih lanjut Zelenskyy menyatakan betapa pentingnya dan potensi posisi Indonesia dalam waktu dekat.

Halaman
123
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved