Pembangunan Talud Jembatan di Munte Jeneponto Diprotes, Warga: Tanah Kami Dipakai Tanpa Ganti Rugi

warga sampai melarang para pekerja untuk melanjutkan pekerjaan tersebut jika belum ada ganti rugi

Penulis: Muh Rakib | Editor: Waode Nurmin
TribunJeneponto.com/Rakib
Pekerjaan talud penahan air Jembatan di Munte, Desa Bonto Mate'ne, Kecamatan Turatea, Kabupaten Jeneponto, Sabtu (2/7/2022). 

TRIBUNJENEPONTO-COM - Warga Munte, Desa Bonto Mate'ne, Kecamatan Turatea, Kabupaten Jeneponto protes pembangunan talud jembatan.

Alasan warga dikarenakan pembangunan talud itu memakai lahan milik orang

Kondisi ini membuat warga setempat protes dan meminta ganti rugi kepada pemilik pekerjaan tersebut

Dan bila tidak dituruti, warga akan melarang para pekerja untuk melanjutkan pekerjaan

Hal ini disampaikan oleh beberapa warga setempat yang diwakili Dg Lewa.

"Ada sekitar lebih 1 x 13 meter lahan saya yang akan digunakan untuk pembangunan talud jembatan namun pemerintah tak memberikan ganti rugi," ujarnya, Sabtu (2/7/2022) saat ditemui di lokasi.

Warga tidak terima jika tetap lahannya digunakan tanpa diganti rugi.

"Bukan apanya pak, masa mau membangun diatas lahan saya baru belum dibayarkan," ungkapnya.

Warga tetap menegaskan jika penyelenggara tetap nekat membangun pondasi diatas lahan milik warga.

Maka dipastikan pekerjaan tidak bakalan sesuai rencana penyelenggara.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved