Muhammadiyah Palopo Laksanakan Salat Idul Adha Sabtu 9 Juli 2022

Sudah ada enam titik yang disiapkan untuk pelaksanaan Salat Id Sabtu nanti. Salah satunya di halaman kampus Universitas Muhammadiyah Palopo

Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Waode Nurmin
TribunPalopo.com/Chalik Mawardi
Kampus Universitas Muhammadiyah Palopo di Jl Jenderal Sudirman Km 3, Kelurahan Binturu, Kecamatan Wara Selatan, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Sabtu (2/7/2022). 

TRIBUNPALOPO.COM, WARA SELATAN - Muhammadiyah Palopo akan melaksanakan Salat Idul Adha, Sabtu (9/7/2022).

Jadwal yang ditetapkan Muhammadiyah berbeda dengan pemerintah.

Dimana pemerintah menetapakan Hari Raya Idul Adha 2022 jatuh pada Minggu (10/7/2022).

Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Palopo, Hadi Pajarianto, mengatakan, sudah ada enam titik yang disiapkan untuk pelaksanaan Salat Id Sabtu nanti.

Yakni di halaman kampus Universitas Muhammadiyah Palopo di Binturu dengan khatib KH Bashori Kastam.

Lalu di Masjid Al Awwabin Muhammadiyah dengan khatib Dirham Latief.

Masjid As Salam dengan khatib Hasnawir Badru.

Lapangan MBS Palopo dengan khatib Taslim.

Masjid Baitul Arqam dengan khatib Bulu Kanro.

Dan Masjid Al Munawwar dengan khatib KM Amril.

"Sampai saat ini baru enam titik kita siapkan, tetapi tidak menutup kemungkinan akan bertambah karena banyaknya animo warga Muhammadiyah yang akan berlebaran Sabtu 9 Juli nanti," kata Hadi, Sabtu (2/7/2022).

Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan Hari Raya Idul Adha 2022 jatuh pada Minggu, 10 Juli 2022.

Penetapan tersebut berdasarkan hasil sidang isbat awal Dzulhijjah yang dilaksanakan Rabu (29/6/2022).

Pemerintah telah menetapkan 1 Dzulhijjah 1443H jatuh pada Jumat, 1 Juli 2022.

"Sidang isbat telah mengambil kesepakatan bahwa tanggal 1 Zulhijah tahun 1443 Hijriah ditetapkan jatuh pada Jumat tanggal 1 Juli 2022," kata Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa'adi dikutip dari kemenag.go.id.

Berdasarkan kesepakatan tersebut, Zainut mengatakan bahwa Hari Raya Idul Adha 1443 H jatuh pada 10 Juli 2022.

Keputusan ini didasarkan dari pantau hilal di 86 titik seluruh wilayah Indonesia.

"Dari 34 provinsi yang telah kita tempatkan pemantau hilal, tidak ada satu pun dari mereka yang menyaksikan hilal," jelasnya.

 

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved