BBM Langka

Setiap Hari SPBU di Lutra Kehabisan Solar Subsidi, DPRD Lutra: Koperindag Kerja Apa?

Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar langka di Kabupaten Luwu Utara, Sulsel. Kelangkaan solar bersubsidi sudah berlangsung beberapa pekan.

Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Muh. Irham
tribun timur/Nurul Hidayah
Ilustrasi solar habis. Di Luwu Utara, selama beberapa pekan terakhir, stok solar di SPBU selalu habis dan menimbulkan pertanyaan di kalangan anggota DPRD Luwu Utara 

MASAMBA, TRIBUN-TIMUR.COM - Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar langka di Kabupaten Luwu Utara, Sulsel. Kelangkaan solar bersubsidi sudah berlangsung beberapa pekan.

Stok solar kerap kosong di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang ada di Luwu Utara.

Kondisi ini menuai sorotan dari Wakil Ketua II DPRD Luwu Utara, Karemuddin.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini mempertanyakan kinerja Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan UKM Luwu Utara.

"Koperindag kerja apa," terang Karemuddin, Kamis (30/6/2022).

Legislator tiga periode menduga ada permainan yang dilakukan oleh pengelola SPBU.

Dengan menjual solar bersubsidi dalam bentuk jerigen ke masyarakat tanpa ada rekomendasi.

"Ini harus diawasi oleh Koperindag," paparnya.

Karemuddin meminta Koperindag tegas untuk menghindari penyalahgunaan solar bersubsidi yang mengatasnamakan usaha masyarakat.

"Kadis Koperindag harus lebih pro aktif menegaskan kepada pihak SPBU agar lebih selektif dalam melayani masyarakat yang membeli solar dalam bentuk jerigen," paparnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved