Harga Cabai Rawit
Harga Cabai Rawit Masih Pedas di Pasar Lakessi Parepare
Sudah tiga pekan harga cabai rawit naik di Pasar Lakessi Parepare padahal sebelumnya Rp 25 ribu per kilogram.
Penulis: M Yaumil | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUNPAREPARE.COM, SOREANG - Harga cabai rawit tak kunjung turun. Di Pasar Lakessi, Jl Lasinrang, Kecamatan Soreang, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, harga cabai rawit masih Rp 70 ribu per kilogram.
Sudah tiga pekan harga cabai rawit naik, sebelumnya Rp 25 ribu per kilogram.
Pedagang, Nova, mengatakan setiap mendekati Idul Adha harga bahan pokok selalu naik.
"Sudah diperkirakan kalau harga bahan pokok pasti naik," katanya, Rabu (29/6/2022) siang.
Ia menyebut faktor cuaca menjadi penyebab naiknya harga.
"Faktor cuaca karena hujan tidak menentu, kadang tiba-tiba panas," ujarnya.
Sementara untuk pasokan cabai rawit menurutnya stabil.
"Pasokan aman, normal dari Kabupaten Enrekang, tapi masih begini harga," tambahnya.
Pedagang lain, Nurpiah, mengatakan tak hanya cabai rawit, secara umum bumbu dapur dan bahan pokok lainnya mengalami kenaikan harga.
Cabai kriting naik menjadi Rp 50 ribu per kilo sebelumnya Rp 30 ribu per kilogram.
Sudah tiga pekan harga beberapa bahan pokok naik.
Nurpiah memasok dagangannya dari Kabupaten Enrekang dan Kota Makassar.
Selain faktor cuaca, ia menyebut pasokan jadi penyebab kenaikan harga.
"Cuaca mungkin ini sama pasokan juga berkurang karena ada yang dikirim ke Kalimantan juga itu bahan pokok," pungkasnya.(*)
Laporan Kontributor TribunParepare.com, M Yaumil
Baca berita terbaru dan menarik lainnya dari Tribun-Timur.com via Google News atau Google Berita