Di Jeneponto Warga yang Buat Surat Izin Nikah Diminta Rp 500 Ribu, Kepala Desa Beri Klarifikasi

Peraturan tersebut berisikan jika warganya menggelar pesta pernikahan harus mengurus surat izin di desa dengan biaya Rp 500 ribu.

Penulis: Muh Rakib | Editor: Waode Nurmin
Dokumentasi
Andi Rajaden Kr Jalling, Kepala Desa Garassikang, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, ditemui Rabu (29/6/2022). Andi Rajaden dilapor warganya ke Ombudsman gara-gara dinilai buat aturan sendiri 

TRIBUNJENEPONTO.COM - Kepala Desa Garassikang, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto dilaporkan ke Ombudsman.

Diketahui kades Garassikang bernama Andi Rajaden Kr Jalling.

Andi Rajaden Kr Jalling dilaporkan warganya sendiri bernama Sanggu Dg Sore.

Ia dilaporkan ke Ombudsman lantaran diduga membuat peraturan tersendiri sehingga warganya keberatan.

Peraturan tersebut berisikan jika warganya menggelar pesta pernikahan harus mengurus surat izin di desa dengan biaya Rp 500 ribu.

"Bahwa dalam penertiban izin pesta pernikahan, diharuskan kita membayar biaya sebesar Rp 500 ribu," ujar pelapor ke Ombudsman yang tertera dalam laporannya di point ke 3, Rabu (29/6/2022).

Dalam surat yang dikirim ke Ombusman juga terdapat redaksi bahwa aturan itu sudah diatur dalam Perdes

Namun saat diminta untuk menunjukkan Perdesnya, Kades tidak bisa menunjukkannya.

Sementara, Andi Rajaden Kr Jalling mengatakan, bahwa surat tersebut sudah ia klarifikasi ke Ombdusman.

"Saya sudah balas dan sudah memberikan klarifikasi ke Ombudsman," ungkapnya via WhatsApp.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved