Rusia vs Ukraina
Politisi Prancis Kecam Ukraina karena Tinggalkan Howitzer Paris
Politisi Prancis dan kandidat Rally Nasional sayap kanan untuk pemilihan umum 2022, Jean-Michel Cadenas, telah mengkritik militer Ukraina.
Penulis: Nur Fajriani D | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM - Politisi Prancis dan kandidat Rally Nasional sayap kanan untuk pemilihan umum 2022, Jean-Michel Cadenas, telah mengkritik militer Ukraina karena meninggalkan dua howitzer self-propelled Caesar yang berasal dari Paris di medan perang.
Dikutip Sputniknews Cadenas juga mengecam Presiden Prancis Emmanuel Macron karena mengirim mereka sejak awal.
Politisi itu mengingat bahwa setelah penangkapan, howitzer dikirim ke laboratorium pertahanan Rusia.
Cadenas, yang juga mantan perwira militer, menuduh bahwa senjata itu akan "dibedah, dipelajari, disalin, dan ditingkatkan" oleh Rusia, menambahkan dengan sinis, "Terima kasih, Macron!"
Laboratorium pertahanan Rusia Uralvagonzavod yang mempelajari Caesars juga mengirimkan salam kepada presiden Prancis.(*)
Baca berita terbaru dan menarik lainnya dari Tribun-Timur.com via Google News atau Google Berita