TikToker Sidrap Ditangkap Polisi

Tiktoker Sidrap Dijemput Polisi Usai Buat Konten Ditilang Karena Pakai Sandal Jepit

Seorang TikToker asal Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel), dijemput polisi usai kontennya viral.

Penulis: Nining Angraeni | Editor: Sukmawati Ibrahim
KOLASE TRIBUN TIMUR
Seorang TikToker asal Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan, dijemput polisi usai kontennya viral soal mengendara motor dengan memakai sandal jepit. 

TRIBUNSIDRAP.COM, SIDRAP - Seorang TikToker asal Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel), dijemput polisi usai kontennya viral.

Video berdurasi 1.41 detik diunggah akun TikTok @Gusni567 itu terkait penilangan saat mengendarai motor akibat memaki sandal jepit.

Dalam video, memperlihatkan Gusni  mengendarai kendaraan roda dua jenis Nmax warna merah tanpa plat.

Gusni mengenakan pakaian warna hitam dan memakai sandal jepit.

Kemudian seorang laki-laki datang dan memperingatkan Gusni agar tidak keluar naik motor karena ada operasi patuh.

Gusni pun menimpali perkataan temannya itu dengan mengatakan mengapa ia harus takut. Lagi pula surat kendaraannya lengkap.

Gusni kemudian melaju pergi.

Tak lama, Gusni kembali dan langsung berceloteh.

Ia terlihat memakai sepatu boots. Sandal jepitnya pun dibanting sembari marah-marah.

"Bahaya polisi biar kita cuma pakai sandal jepit naik motor di protes juga. Sekarang lihat, saya pulang pakai sepatu," ujar Gusni.

"Makanya kalau mau keluar jangan bilang lengkap karena biar ada STNK sama SIM, tetap juga diprotes. Karena dilarang mengunakan sandal jepit saat berkendara," sambung Gusni.

Ia juga memperingatkan warga, kalau keluar kiranya memakai sepatu.

"Ini saya ditilang gara-gara mengendarai motor mengunakan sandal jepit," ketus Gusni.

Menyikapi video viral tersebut, Kasat Lantas Polres Sidrap AKP Mahrus Ibrahim langsung memerintahkan anggotanya untuk menjemput Gusni.

Polisi menilai konten diunggah Gusni merupakan kekeliruan.

"Konten yang diunggah tersebut terdapat kekeliruan informasi. Karena berkendara motor  dengan memakai sandal jepit hanya diganjar imbauan bukan ditilang," kata Mahrus, Rabu (22/6/2022).

TikToker tersebut pun dijemput polisi dan dan membuat video klarifikasi.

" Kami sudah mengambil langkah-langkah dan memanggil yang bersangkutan untuk meminta klarifikasi terkait dengan kontennya tersebut," imbuhnya.

Sementara itu, dalam video klarifikasi Gusni yang dibuat Sabtu, (18/6/2022) malam, ia meminta maaf atas kekeliruan dalam kontennya tersebut.

"Saya Gusni meminta maaf atas konten yang saya buat dan sebar terkait pengendara motor ditilang jika menggunakan sandal jepit itu merupakan kekeliruan. Sekali lagi saya minta maaf kepada Polri dan khususnya Satlantas Polres Sidrap," tutur Gusni dalam videonya. (*)

Laporan jurnalis Tribunsidrap.com, Nining Angreani.

 

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved