Unismuh Makassar dan Dinas Pendidikan Sulsel Jalin Kerja Sama Bidang Penelitian

Kerja sama tersebut ditandatangani Kadisdik Sulsel Setiawan Aswad dan Pelaksana Harian (Plh) Rektor Unismuh Makassar Abd Rakhim Nanda.

Unismuh
Pelaksana Harian (Plh) Rektor Unismuh Makassar, Abd Rakhim Nanda 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menjalin kerja sama dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel.

Penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat digelar di Balai Sidang Muktamar Unismuh, Jl Sultan Alauddin, Makassar, Minggu (19/6/2022).

Kerja sama tersebut ditandatangani Kadisdik Sulsel Setiawan Aswad dan Pelaksana Harian (Plh) Rektor Unismuh Makassar Abd Rakhim Nanda.

Sebanyak 107 kepala SMA dan sederajat se-Sulsel menjadi saksi penandatanganan kerja sama itu.

Rakhim Nanda menyatakan, saat ini ada satu program studi di Unismuh Makassar telah meraih akreditasi unggul.

Sebanyak 14 prodi lainnya akreditasi A, tujuh akreditasi baik sekali, dan 17 prodi akreditasi B.

Ia menambahkan, pengelolaan pendidikan Unismuh Makassar merupakan satu kesatuan dengan pengelolaan 176 perguruan tinggi Muhammadiyah.

“Kami tidak bisa macam-macam mengelola Unismuh. Kami diawasi. Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, semacam Kemdikbud di Muhammadiyah. Jadi jangan ragu memilih Unismuh Makassar,” katanya via rilis, Senin (20/6/2022).

Sementara Kadisdik Sulsel Setiawan Aswad memberikan apresiasi kepada Unismuh yang telah mengelola pendidikan selama lebih dari satu abad.

“Bahkan di sudut-sudut negeri, saat perguruan tinggi negeri belum berdiri, kampus milik Muhammadiyah telah hadir di sana,” katanya.

Ia menegaskan, kolaborasi dengan Unismuh Makassar akan memperkuat ekosistem pendidikan di Sulsel.

“Kita upayakan bisa bersinergi tanpa sekat,” katanya.

Setiawan menambahkan, di Sulsel ada sekira 23 ribu pendidik dan tenaga kependidikan serta 150 ribu peserta didik setiap tahun.

“Saya yakin sinergi bisa dilakukan dengan penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Apalagi dari SDM yang kita miliki, masih ada belum S1, banyak juga ingin melanjutkan pendidikan S2 dan S3,” katanya.(*)

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved