PPPK

264 Guru Terima SK PPPK, Bupati Barru Suardi Saleh Minta Pegawai Disiplin Kerja

Penyerahan SK kepada 264 PPPK ini juga dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Barru yang juga anggota Komisi IX DPR RI Hj Hasnah Syam.

Penulis: Darullah | Editor: Muh. Irham
ist
Bupati Barru Suari Saleh berfoto bersama dengan tenaga guru lingkup Pemkab Barru, di gedung MPP lantai 6, Senin (20/6/2022). Sebanyak 264 tenaga pengajar PPPK Barru telah menerima SK dari Pemkab Barru 

BARRU, TRIBUN-TIMUR.COM - Bupati Barru, Suardi Saleh serahkan 264 SK Pengangkatan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tenaga guru lingkup Pemkab Barru, Senin (20/6/2022).

Penyerahan SK ini berlangsung dilantai 6 Mal Pelayanan Publik (MPP) Kantor Bupati Barru.

Penyerahan SK kepada 264 PPPK ini juga dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Barru yang juga anggota Komisi IX DPR RI Hj Hasnah Syam.

Turut hadir Kadis Pendidikan Andi Adnan Azis, Kepala BKPSDM Samsir dan sejumlah pejabat Pemkab Barru lainnya.

Bupati Barru Suardi Saleh dalam sambutannya menyatakan sebagai guru berstatus PPPK hampir sama tanggungjawabnya dengan PNS. Karena mereka juga mengajar dan mendidik.

"Hanya yang berbeda karena PPPK itu memiliki perjanjian kerja," ujarnya.

"Harapan kita sebagai Pemerintah kabupaten, semoga saja kekurangan guru di tingkat SD hingga SLTP bisa teratasi dengan kehadiran PPPK," kata Suardi Saleh.

Seluruh penerima SK PPPK Jabatan Fungsional Guru formasi 2021 merupakan tenaga pengajar di Sekolah dasar dan sejumlah sekolah menengah pertama (SMP) di kabupaten Barru.

Pihaknya juga menyampaikan bahwa penerimaan PPPK dilakukan melalui proses seleksi yang sangat ketat dengan mengikuti peraturan yang berlaku.

"Sebagaimana Kita ketahui bahwa penerimaan PPPK dilakukan melalui proses seleksi yang sangat ketat dan tentunya merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi seseorang yang telah berhasil lolos dalam seleksi tersebut," ujar Bupati Suardi Saleh.
 
Bupati Barru dua priode ini meminta para pegawai untuk melaksanakan kewajiban dengan penuh tanggung jawab, berintegrasi, serta menjunjung tinggi nilai kehormatan sabagai guru di lingkup Pemda Barru.

"Jika pegawai menunjukan kinerja yang baik maka saudara akan mendapatkan perhatian dan penghargaan yang setimpal sesuai prestasi yang saudara miliki dan bisa lanjut lagi tahun selajutnya," paparnya.

"Tetapi sebaliknya apabila saudara melakukan pekerjaan yang buruk, dan melakukan tindakan indisipliner, tidak menjunjung kinerja yang baik atau melanggar peraturan, bahkan akan sampai pada tidak diperpanjangnya perjanjian kerja setelah selesainya masa perjanjian kerja tahap pertama ini," jelas Bupati Suardi Saleh.

Suardi Saleh berharap kepada para pegawai untuk terus belajar supaya kemampuan dan kompetensi pegawai terus berkembang dengan perkembangan zaman teknologi yang terus maju.

"Dalam melaksanakan tugas dimanapun posisinya, maka harus mampu menjadi teladan bagi pegawai dengan mengutamakan kedisiplinan dan selalu taat pada peraturan perundang-undangan yang berlaku," pungkasnya.

"Dan tetap mengedepankan pengabdian, dedikasi, loyalitas dan tanggung jawab. Bahkan harus menjadi figur yang patut dan pantas menjadi teladan tenaga pendidikan dalam perilaku pergaulan sehari-hari," tandasnya.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved