Haji 2022

Cerita JCH Asal Bone, Bisa Naik Haji Setelah Jual Sapi

Jamaah lain meninggalkan lokasi menuju Bandara Internasional Hasanuddin menggunakan bus Damri.

Penulis: Wahyudin Tamrin | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM/WAHYUDDIN
Syamsam Sakure Tannuhung (60), jamaah calon haji asal Kabupaten Bone.  

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Syamsam Sakure Tannuhung (60) tampak berbeda dengan jamaah calon haji (JCH) kelompok terbang (kloter) ketiga lainnya.

Diantara 393 jamaah dari empat daerah, ia paling terakhir berangkat dari Asrama Haji Sudiang.

Jamaah lain meninggalkan lokasi menuju Bandara Internasional Hasanuddin menggunakan bus Damri.

Sementara Syamsam dibawa menggunakan ambulans Asrama Haji Sudiang.

Jamaah asal Desa Masumpu, Tanete Riattang, Kabupaten Bone itu tidak bisa berjalan.

Selama di lokasi, ia terus menggunakan kursi roda.

Bahkan saat hendak naik ke ambulans, ia diangkat beberapa petugas.

Pensiunan guru taman kanak-kanak itu bercerita bahwa dirinya telah mendaftar haji sejak tahun 2010.

Saat itu, uang yang digunakan bersama suaminya mendaftar hanya Rp 41 ribu.

Kemudian hasil dari gaji mengajar ia gunakan untuk melunasi seluruh biaya haji selama ini.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved