Rusia vs Ukraina
Beginilah Perlakuan Komandan Pasukan Chechnya ke Sukarelawan Ukraina yang Menyerah
Serangan Rusia ke Ukraina memasuki hari ke-115 pada Sabtu (18/6/2022) kemarin.
Penulis: Nur Fajriani D | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM - Serangan Rusia ke Ukraina memasuki hari ke-115 pada Sabtu (18/6/2022) kemarin.
Ini terhitung sejak Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan invasi Rusia ke Ukraina yang disebutnya sebagai operasi militer khusus pada 24 Februari.
Pada perang Rusia-Ukraina hari kemarin, masih ada saja beberapa hal baru yang terjadi "mewarnai" perselisihan kedua negara.
Terbaru beredar rekaman yang menunjukkan sejumlah sukarelawan Ukraina diklaim menyerah ke tentara Chechnya.
Rekamannya beredar di Telegram resmi Kadyrov 95 pada, Sabtu.
Dalam keterangan unggahan disebutkan tentara pasukan khusus Akhmat dengan senang hati memberikan keramahan kepada semua orang yang secara sukarela menyerah.
Komandan Pasukan Chechnya Alikhan Shavkhalov mengatakan, pada saat-saat seperti itu, kebencian para pejuang kita terhadap musuh segera digantikan oleh kebaikan.
"Mereka mengharapkan dari kita kekejaman yang diberitahukan oleh komandan mereka. Tapi kami, sebaliknya, ingin melindungi rakyat Ukraina dari ideologi nasionalis yang misantropis. Sudah waktunya bagi setiap Ukraina untuk menyadari hal ini dan memberikan penolakan keras kepada penghasut perang Barat dan Eropa," jelasnya.