Citizen Reporter

Mahasiswa Ilmu Kesehatan UIM KKN di RS Andi Makassau Parepare dan Jadi Duta Covid-19

REKTOR Univeristas Islam Makassar atau UIM, Dr Ir Hj Majdah M Zain MSi meninjau langsung KKN ( Kuliah Kerja Nyata ) Ilmu Kesehatan UIM

Penulis: CitizenReporter | Editor: Edi Sumardi
CITIZEN REPORTER/WACHYUDI MUCSHIN
Rombongan dari Univeristas Islam Makassar atau UIM yang dipimpin Rektor UIM, Dr Ir Hj Majdah M Zain MSi foto bersama dengan manajemen RS Andi Makassau di Parepare, Sulsel, Rabu (15/6/2022). Rektor meninjau mahasiswa yang KKN di rumah sakit tersebut karena menjadi Duta Covid-19. 

dr Wachyudi Muchsin SH MKes

Kabag Humas dan Kerja Sama UIM

Melaporkan dari Parepare, Sulsel

REKTOR Univeristas Islam Makassar atau UIM, Dr Ir Hj Majdah M Zain MSi meninjau langsung KKN ( Kuliah Kerja Nyata ) Ilmu Kesehatan UIM yang dikoordinasi LP2M UIM di Rumah Sakit Andi Makassau, Parepare, Rabu (15/6/2022).

Dia mengharapkan mahasiswa KKN harus menjadi percontohan sebagai Duta Kampus UIM.

KKN UIM tetap mengusung tematik, fokus kepada penanganan Covid-19 karena pandemi belum sepenuhnya berlalu dengan membantu Pemerintah Kota Parepare.

Kasus Covid-19 tersebar di seluruh kota/kabupaten se-Sulsel.

"Mahasiswa peserta KKN UIM kali ini tetap sama seperti tahun lalu, sebagai Duta Covid-19 karena menjadi garda terdepan menyosialisasikan dan membantu pemerintah mengedukasi pencegahan penyebaran virus Corona," kata Majdah M Zain.

UIM memilih tema pencegahan Covid-19 ini bukan tanpa alasan mengingat penyebaran Covid-19 masih perlu diwaspadai walau saat ini sudah ada vaksin serta tren penyebaran menurun, namun mencegah lebih baik dari mengobati.

Ketua LPPM UIM, Dr Ir Syaripuddin Muddin MT mengungkapkan, pada KKN tahun ini digelar seminar nasional serta pelatihan.

Mahasiswa KKN UIM megedukasi warga tentang cara pakai masker yang benar, jaga jarak, cuci tangan, dan melakukan vaksin.

Direktur RSUD Andi Makkasau Parepare, dr Renny Anggraeny Sari MARS menyambut baik kerja sama dengan UIM.

“Era saat ini merupakan era kolaborasi dan maju bersama. Tidak berlaku lagi istilah saling mengalahkan, tapi bagaimana bisa sama-sama berkolaborasi untuk kontribusi bagi kecerdasan anak bangsa,” kata Renny Anggraeny.(*)

Baca berita terbaru dan menarik lainnya di Tribun-Timur.com via Google News atau Google Berita

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved