Penganiayaan

Kronologi Pemarangan di Desa Batu Alang, Pemicunya Sengketa Tanah Warisan 3 Hektar

Kronologis kejadian bermula ketika dilakukan musyawarah di Kantor Desa Batu Alang.

Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Muh. Irham
Kompas.com/ERICSSEN
Ilustrasi penganiayaan (Kompas.com/ERICSSEN) 

Sabbang, Tribun - Kasus tindak pidana pemarangan terjadi di Desa Batu Alang, Kecamatan Sabbang Selatan, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Rabu (15/6/2022).

Kasubag Humas Polres Luwu Utara, Iptu Kawaru, mengatakan, kejadian ini terjadi siang tadi.

Menurutnya, pelaku dalam kasus ini bernama Agus Dauleng (45), warga Desa Batu Alang.

Sementara korban bernama Bahrum (50) asal Desa Pompaniki, Kecamatan Sabbang Selatan.

Kronologis kejadian bermula ketika dilakukan musyawarah di Kantor Desa Batu Alang.

Terkait dengan kesalahpahaman antara anak kandung pada persoalan tanah warisan almarhum Dauleng.

Dimana luas tanah yang disengketakan sekitar tiga hektare.

Sekitar pukul 11.00 Wita, Kades Batu Alang, Mustakim bersama dengan Babinsa Batu Alang Sertu Kasianto dan pihak ahli waris menuju ke lahan perkebunan yang menjadi sengketa.

Untuk melakukan pengukuran agar dapat diselesaikan dengan melakukan pembagian secara merata berdasarkan keputusan musyawarah sebelumnya.

Kemudian saat berada di lahan sengketa, Agus mengklaim sepihak sebagian lahan yang menurutnya telah diberikan oleh almarhum orangtuanya kepada saudaranya Norma.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved