Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Operasi Patuh 2022

Pebalap Liar di Kota Palopo Diancam Denda Rp 3 Juta

Operasi Patuh 2022 di Kota Palopo, Sulawesi Selatan dimulai, Senin (13/6/2022). Operasi ini dilakukan serentak seluruh Indonesia.

Penulis: Arwin Ahmad | Editor: Muh. Irham
ist
Polres Palopo menggelar apel persiapan Operasi Patuh 2022 di halaman Mapolres Palopo, Senin (13/6/2022) 

Palopo, Tribun - Operasi Patuh 2022 di Kota Palopo, Sulawesi Selatan dimulai, Senin (13/6/2022). Operasi ini dilakukan serentak seluruh Indonesia.

Di Kota Palopo, Operasi Patuh diawali dengan Apel Gelar Pasukan Gabungan.

Kasat Lantas Polres Palopo AKP Suryanto mengatakan, ada 7 sasaran pelanggaran yang menjadi prioritas.

Di antaranya, pengendara tidak menggunakan helm SNI.

Pengendara melawan arus dan tidak menggunakan safety belt.

“Kemudian pengendara menggunakan hp saat berkendara. Kelima, Pengendara sepeda motor berboncengan lebih dari 1 orang,” katanya.

Keenam, pengendara dalam pengaruh alkohol.

Ketujuh, pengendara melebihi batas kecepatan maksimal dalam berkendara

Selain itu, petugas juga menyasar para pebalap liar, pengguna knalpot bising dan mobil over muatan serta plat gantung.

Suryanto mengimbau agar pengendara selalu menaati aturan berlalulintas, agar terhindar dari razia.

Adapun sanksi bagi pebalap liar akan dijerat dengan pasal 297 dengan denda maksimal Rp3 juta. 

Sedangkan knalpot bising dijerat Pasal 285 dengan denda maksimal Rp250 ribu. 

Bagi roda empat yang tidak mengenakan sabuk pengaman dijerat Pasal 289 dengan ancaman denda maksimal Rp 250 ribu. 

Suryanto mengatakan operasi ini dilakukan untuk meminimalisir angka pelanggaran dan kecelakaan di jalan.

"Operasi ini digelar mengajak masyarakat agar tertib dan disiplin. Dan diharapkan angka pelanggaran dan kecelakaan dapat diminimalisir," jelasnya. 

Selama dua tahun terakhir, angka kecelakaan lalulintas di Kota Palopo cenderung mengalami peningkatan.

Data dari Satlantas Polres Palopo menyebutkan, pada tahun 2020 lalu, angka kecelakaan di Kota Palopo hanya 74 kasus. 

Namun pada tahun 2021, angkanya naik menjadi 113 kasus, terhitung dari Januari hingga Juli 2021.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved