Anggaran

Sudah Bulan Juni, Serapan Anggaran di Bone Baru 10 Persen

Ia mengatakan, pihaknya telah memanggil semua dinas terkait. Hanya saja ada Kepala OPD yang tidak datang dalam rapat di kantor DPRD Bone

Penulis: Kasdar Kasau | Editor: Muh. Irham
Tribun Bone
Suasana rapat gabungan komisi DPRD Bone 

Bone, Tribun - Legislator DPRD Bone Fahri Rusli menyebut serapan anggaran APBD Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) belum mencapai 10 persen.

Ia mengatakan, pihaknya telah memanggil semua dinas terkait. Hanya saja ada Kepala OPD yang tidak datang dalam rapat di kantor DPRD Bone

"Sepertinya belum mencapai 10 persen," ujarnya.

Adapun OPD yang hadir yakni Inspektorat, Bappeda dan Dinas Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang (DBMCKTR).

"Kami sebenarnya ingin mempertanyakan apa alasannya sehingga realisasi anggaran 2022 lambat," kata Fahri Rusli.

Ia khawatir keterlambatan realisasi anggaran berdampak buruk.

"Ini nanti menjadi bumerang pada anggaran perubahan," tuturnya, Kamis (9/6/2022)

Fahri Rusli kemudian memilih walk out pada rapat gabungan komisi DPRD Bone tersebut.

Rapat tersebut rencananya membahas terkait serapan anggaran APBD 2022.

Hanya saja ada kepala OPD yang tidak menghadiri rapat.

Selain Fahri Rusli, legislator fraksi Nasdem juga memilih walk out.

Sementara itu, legialator fraksi PBB Saipullah Latif mengatakan keterlambatan realisasi anggaran sudah masuk kuartal kedua.

"Bahkan terakhir pada bulan Februari, sehingga serapan anggaran tidak maksimal," jelasnya.

Pihak DPRD Bone akan kembali memanggil seluruh OPD terkait. 

Sementara sidang diskorsing hingga 20 Juni 2022 mendatang. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved