Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Rusia vs Ukraina

Presiden Zelensky Disebut Punya Gangguan Mental, Ukraina Tak Terima!

Belakangan ini presiden Ukraina ramai dikabarkan memiliki gangguan mental, hal itu disampaikan ketua parlemen Hungaria.

Penulis: Nur Fajriani D | Editor: Sukmawati Ibrahim

TRIBUN-TIMUR.COM - Belakangan ini presiden Ukraina ramai dikabarkan memiliki gangguan mental. Hal itu disampaikan ketua parlemen Hungaria.

Pemerintah Ukraina memberikan respons atas pernyataan ketua parlemen Hungaria bahwa Presiden Volodymyr Zelenskyy memiliki “gangguan mental.”

Baca juga: Video: Tembakan 50 Roket Besar Terus Berdatangan di Donetsk Ukraina

Sebagaimana diwartakan Hromadske, Senin (6/6/2022), pernyataan itu adalah upaya pemerintah Hungaria “mencuci kejahatan” Rusia.

“Sayangnya, politikus-politikus Hungaria bersikeras menerjang Ukraina dan mencuci kejahatan Rusia. Posisi ini tidak mengejutkan, karena secara historis, Hungaria berulangkali memihak kejahatan,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Ukraina, Oleg Nikolenko seperti dikutip dari Kompas tv.

Baca juga: Video: Menegangkan, Pesawat Angkatan Udara Ukraina Meledak Usai Ditembak Rusia

Sebelumnya, ketua parlemen Hungaria, Laszlo Kever menyebut Zelenskyy punya “gangguan mental” karena kerap mengkritik keras pemimpin negara-negara Barat yang dianggap kurang membantu Ukraina menghalau serangan Rusia.

Kever menyebut kritik Zelenskyy terhadap sikap sejumlah negara, terutama Hungaria, “tidak sopan.”

“Biasanya, seseorang yang butuh bantuan memintanya dengan sopan. Persisten, tetapi meminta, tidak menuntut atau mengancam,” kata Kever.

“Mereka biasanya mengancam musuh, bukan pihak lain yang ingin dijadikan teman. Jelas ada suatu gangguan mental pribadi di sini,” lanjut Kever merujuk presiden Ukraina.

Walaupun membuat Ukraina tidak terima, Menteri Luar Negeri Hungaria Peter Siyarto membela pernyataan Kever tersebut.

Ia menganggap Kiev selalu “memprovokasi” Hungaria.

“Ketika puluhan ribu orang di Hungaria telah bekerja beberapa bulan belakangan untuk membantu Ukraina dan rakyatnya yang menderita karena perang, politikus Ukraina terus-menerus bicara tentang Hungaria dengan nada yang tidak bisa diterima, memprovokasi kami, berbohong, dan berusaha mendiskreditkan kami,” kata Siyarto.

“Mereka tidak pernah mengucapkan terima kasih dengan nyaring. Berdasarkan semua ini, Laszlo Kever benar, bahkan jika Ukraina marah karenanya,” lanjutnya.

Zelenskyy sendiri kerap mengkritik sikap Hungaria dalam menyikapi invasi Rusia ke Ukraina.

Pada April lalu, sang presiden menuduh Budapest memecah-belah Uni Eropa dengan menolak embargo minyak dan gas Rusia yang direncanakan. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved