Makassar PPKM Level 1, Kapasitas Ruangan Sudah Bisa 100 Persen

Wali Kota Makassar Danny Pomanto mengatakan, meski level 1, tetapi masyarakat harus tetap menjaga diri dari bahaya Corona.

Penulis: Siti Aminah | Editor: Saldy Irawan
SITI AMINAH/TRIBUN TIMUR
Wali Kota Makassar Danny Pomanto menyoroti kinerja seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kota Makassar akhirnya berstatus PPKM level 1.


Hal itu seusai dengan Instruksi Menteri Dalai Negeri (Inmendagri) Nomor 30 tahun 2022.


Inmendagri tersebut berlaku mulai 6 Juni hingga 4 Juli 2022.


Wali Kota Makassar Danny Pomanto mengatakan, meski level 1, tetapi masyarakat harus tetap menjaga diri dari bahaya Corona.


"Saya kaget itu. Saya baru dengar. Alhamdulillah, warga harus tetap menjaga diri karena ini barang walaupun sudah berubah jadi endemi bisa saja ada pandemi baru," ucap Danny Pomanto saat ditemui di Kantor DPRD Makassar, Selasa (7/6/2022).


Masyarakat kadang lengah, padahal kesehatan dirinya harus dipelihara dengan baik.


"Yang harus adalah kita menjaga diri sendiri dan keluarga itu penting. Jangan karena level satu kita bebas," ujarnya.


Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Makassar, Hari S mengatakan, salah satu hal yang diatur dalam inmendagri tersebut yakni kapasitas ruangan.


Kapasitas ruangan sudah bisa digunakan 100 persen, itupun harus dengan pertimbangan tertentu.


Misalnya dilihat dari kondisi bangunan, apakah memungkinkan untuk menampung orang dengan kapasitas 100 persen.


Event di mal Nipah contohnya, usulan awal hanya 50 persen 


Tetapi usai terbitnya Inmendagri baru, ada pembicaraan kembali dari panitia terkait kapasitasnya.


Akan tetapi pihak Kesbangpol kata Hari tetap memberikan kapasitas 50 persen berhubung lokasinya ada di lantai 5 atau berada paling atas.


Itu tidak memungkinkan untuk diberi izin mengisi kapasitas 100 persen.


"Artinya setelah dipertimbangkan maka ternyata kapasitas yang kami berikan hanya setengah," terangnya.


Indikator penentuan level PPKM lanjut Hari ialah progres vaksinasi dan kasus harian di masing-masing daerah.


Diketahui, deerah di luar Jawa Bali, 385 kabupaten/kota berada di PPKM Level 1, dan hanya 1 kabupaten yaitu Kabupaten Teluk Bintuni yang masih berada di Level 2 (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved