Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Genap 10 Hari, Pencarian 15 Korban KM Ladang Pertiwi Resmi Dihentikan

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Basarnas Sulsel saat dikonfirmasi Senin (6/6/2022) malam.

Penulis: Wahyudin Tamrin | Editor: Saldy Irawan
tribun timur/muhammad abdiwan
Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Sulawesi Selatan mengevakuasi dua jenazah korban KM Ladang Pertiwi 2 yang tenggelam di perairan Selat Makassar di Posko Induk, Pelabuhan Paotere, Makassar, Jumat (3/6/2022). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pencarian korban Kapal Motor (KM) Ladang Pertiwi genap sepuluh hari.

Namun 15 korban hilang belum juga ditemukan.

Pencarian korban pun akhirnya dihentikan malam ini.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Basarnas Sulsel saat dikonfirmasi Senin (6/6/2022) malam.

"Iya, sudah dihentikan," katanya.

Hingga waktu pencarian, dari 50 korban, hanya 35 berhasil ditemukan.

31 ditemukan dalam keadaan selamat. Sementara empat lainnya telah meninggal dunia.

KM Ladang Pertiwi bertolak dari Pelabuhan Paotere, Makassar pada hari Rabu (25/5/2022).

Tujuan kapal ini adalah Pulau Liukang Kalmas. Namun, dalam perjalanan, kapal ini akan singgah di beberapa pulau lainnya.

Sehari setelah bertolak, kapal yang membawa 50 orang termasuk nahkoda dan anak buah kapal itu karam.

Namun informasi terkait kejadian tersebut baru diketahui pada Sabtu (28/5/2022).

Tim Search and Rescue (SAR) gabungan kemudian mulai melakukan pencarian pertama hari itu juga.

Pada hari itu, sebanyak 17 korban ditemukan selamat.

Kemudian keesokan harinya, Minggu (29/5/2022) kembali ditemukan 14 korban dalam keadaan selamat.

Tercatat hanya 31 korban itulah yang ditemukan selamat.

Kemudian penemuan empat korban selanjutnya ditemukan secara bertahap. Semuanya sudah dalam keadaan meninggal.

Pada hari kelima, Rabu (1/6/2022) ditemukan satu korban.

Lalu pada hari keenam, Kamis (2/6/2022) kembali ditemukan dua korban.

Serta satu korban terakhir ditemukan pada hari ketujuh, Jumat (3/6/2022).

Adapun tambahan waktu pencarian selama tiga hari tidak membuahkan hasil.

15 korban lainnya tidak berhasil ditemukan. (*) 

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved