Kasus Jual Beli Ijazah

Direktur PDAM Bone Ditetapkan Tersangka Jual Beli Ijazah

Selain Andi Sofyan Galigo, ada 12 orang lainnya dinyatakan terlibat dugaan jual beli ijazah.

Penulis: Kasdar Kasau | Editor: Hasriyani Latif
Shutterstock
Ilustrasi Ijazah Palsu - Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sofyan Galigo ditetapkan tersangka atas kasus jual beli ijazah. 

TRIBUNBONE.COM, TANETE RIATTANG - Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sofyan Galigo ditetapkan tersangka atas kasus jual beli ijazah.

Hal tersebut dibenarkan Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Komang Suartana, Selasa (7/6/2022).

"Benar sudah ditetapkan tersangka," ungkapnya saat dikonfirmasi Tribun-Timur.com.

Selain Andi Sofyan Galigo, ada 12 orang lainnya dinyatakan terlibat dugaan jual beli ijazah.

Pihak kepolisian menetapkan tersangka setelah penyelidikan, Senin (6/6/2022).

"Hasil penyelidikan ditetapkan tersangka 13 orang termasuk direktur PDAM Bone," jelasnya.

Meskipun demikian, Komang belum memberikan informasi lebih rinci.

Menurutnya pihak kepolisian masih menjalankan proses lebih lanjut terkait kasus tersebut.

Adapun 13 tersangka dinyatakan melanggar Undang-undang (UU) Pendidikan Tinggi (Dikti) RI.

Tersangka dikenakan pasal 93 junto pasal 28 ayat 7 UU nomor 12 tahun 2012 tentang Dikti junto pasal 55,56 KUHPidana ancaman hukuman 10 tahun penjara.

Hingga saat ini Direktur PDAM Bone, Andi Sofyan Galigo belum bisa dikonfirmasi.

Kantor PDAM Bone terletak di Jl Gunung Jaya Wijaya, Kelurahan Jeppe'e, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone, Sulsel.(*)

Laporan Kontributor TribunBone.com, Kasdar

Baca berita terbaru dan menarik lainnya dari Tribun-Timur.com via Google News atau Google Berita

Sumber: Tribun Timur
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved