Pencurian Uang

Sialnya Wakil Ketua DPRD Bone, Simpan Uang di Gudang karena Takut Istri, Ujung-ujungnya Dicuri Sopir

Sebelumnya, Andi Wahyudin Taqwa melapor ke pihak kepolisian atas kehilangan uang sebesar Rp820 juta.

Penulis: Kasdar Kasau | Editor: Muh. Irham
Tribun Jabar
Ilustrasi Pencurian. 

Bone, Tribun - Wakil Ketua DPRD Bone Andi Wahyudin Taqwa mencabut laporannya di Polsek Tanete Riattang Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Hal ini dibenarkan oleh Kapolsek Tanete Riattang, AKP Andi Iqbal, Jumat (3/6/2022).

Sebelumnya, Andi Wahyudin Taqwa melapor ke pihak kepolisian atas kehilangan uang sebesar Rp820 juta.

Pelaku pencurian ternyata sopir pribadi dan tetangga korban.

Andi Iqbal mengatakan, pencabutan laporan tersebut atas permintaan korban.

"Iya benar korban sudah mencabut laporannya," kata Andi Iqbal saat ditemui di Mapolsek Tanete Riattang.

Menurutnya perkara tersebut diselesaikan dengan istilah Restorative Justice.

Sebelumnnya Polisi mengungkap fakta baru terkait pencurian uang wakil ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bone Andi Wahyudi Taqwa, Senin (30/5/2022) lalu.

Uang tersebut disimpan di gudang karena Andi Wahyudi Taqwa takut diketahui sang istri.

Hal ini diungkapkan oleh Kanit Reskrim Polsek Tanete Riattang, AKP Nurhayati.

"Alasan korban menyimpan uang karena korban takut sama istrinya," kata Nurhayati.

Ia mengatakan, korban menyimpan uang di gudang sejak tahun 2011 hingga tahun 2022.

Polisi menyebut, korban mengumpulkan uang mencapai Rp1,2 miliar.

Kemudian hasil tabungan Andi Wahyudi Taqwa dicuri oleh sopir pribadi dan tetangganya sendiri.

Pelaku yang berjumlah lima orang mengambil uang sebesar Rp820 juta.

Saat ditangkap pelaku sempat ditahan di Rutan Mapolsek Tanete Riattang.

Karena melanggar UU Hukum Pidana Pasal 363 ayat 1 ke-3e dan 4e KUHPidana tentang pencurian.

Pihaknya mengumpulkan sebanyak 12 barang bukti dari tersangka.

Diantaranya uang tunai sebesar Rp30 juta, satu unit Handphone, tiga pasang sendal bermerk, 11 lembar baju, dua buah knalpot racing, dua pelek trali, satu salender cop A1, satu blok honda beat, satu unit sepeda motor honda beat, dua buah kap sayap motor yamaha fino, satu unit motor yamaha m3.

Tersangka lima orang yakni YD, EM, AG, BJ, dan IC. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved