Citizen Reporter

Fakultas Farmasi UMI Sosialisasikan 'Dagusibu' di Area Car Free Day Boulevard Makassar

TIM dari Fakultas Farmasi UMI melakukan sosialisasi program Dagusibu atau Dapat, Gunakan, Simpan, dan Buang

Penulis: CitizenReporter | Editor: Edi Sumardi
CITIZEN REPORTER/RACHMAT FAISAL SYAMSU
Promosi 'Dagusibu' oleh tim dari Fakultas Farmasi UMI di area Car Free Day (CFD), Jl Boulevard, Makassar, Ahad atau Minggu (29/5/2022). 

dr Rachmat Faisal Syamsu MKes

Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia ( UMI ) 

Melaporkan dari Makassar, Sulsel

TIM promosi Mahasiswa Baru (Maba) tahun 2022/2023 dari Fakultas Farmasi UMI melakukan sosialisasi program Dagusibu atau Dapat, Gunakan, Simpan, dan Buang obat secara baik dan benar di area Car Free Day (CFD), Jl Boulevard, Makassar, Ahad atau Minggu (29/5/2022).

Tim sosialisasi membagikan brosur Dagusibu dan hand sanitizer kepada warga yang beraktivitas di area CFD.

Kegiatan ini sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dan kepedulian terhadap masyarakat dalam menggunakan dan menyimpan obat secara baik dan benar.

Sejumlah dosen dan anggota BEM dari Fakultas Farmasi UMI hadir di lokasi kegiatan.

“Dagusibu merupakan singkatan dari Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang. Kami mengajak masyarakat untuk mendapatkan, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat dengan benar karena kenyataannya masih banyak yang belum mengetahui cara mendapatkan, menggunakan, menyimpan dan membuang obat dengan baik dan benar," kata Apt Sukmawati SFarm MKes dari Fakultas Farmasi UMI.

Dapatkan maksudnya adalah ketika membeli obat agar bisa dipastikan mendapatkannya dari tempat-tempat terpercaya, seperti apotek, toko obat, dan instalasi farmasi di rumah sakit.

Jika membeli obat di apotek atau toko obat, pastikan bahwa tempat tersebut telah memiliki izin.

Kemudian, Gunakan berarti sebelum menggunakan obat, jangan lupa untuk memerhatikan isi dan penanda yang terdapat di dalamnya. 

Simpan maksudnya adalah Anda harus menyimpan obat dengan benar di tempat yang tepat.

Sementara Buang berarti membuang obat yang tak digunakan lagi untuk menghindari penyalahgunaan oleh oknum nakal.(*)

Baca berita terbaru dan menarik lainnya di Tribun-Timur.com via Google News atau Google Berita

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved