Daftar Nama Korban Selamat KM Ladang Pertiwi yang Tenggelam di Selat Makassar, Jumlah Penumpang

"Sekitar tujuh orang penumpang telah diselamatkan oleh TB Sabang 25 sekitar pukul 03.30 Wita"

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Waode Nurmin
Dokumentasi
Basarnas Makassar kerahkan tim resceu dan potensi SAR cari KM Ladang Perwiti yang Hilang di selat Makassar. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - 17 dari total 43 penumpang Kapal Motor (KM) Ladang Pertiwi yang dikabarkan tenggelam di perairan Selat Makassar, berhasil selamat.

Kabar selamatnya 17 penumpang itu terkonfirmasi dari rilis resmi dari Kepala Basarnas Sulsel Djunaidi, Sabtu (28/5/2022) siang.

Djunaidi menjelaskan Kapal Motor Ladang Pertiwi dengan rute Paotere - Pulau Kalmas, Kepulauan Pangkep dilaporkan tenggelam sekitar 108 NM di sekitar Selat Makassar.

Kapal yang memuat sekitar 43 orang ini pada hari Kamis, 26 Mei 2022 pukul 03.30 Wita.

Dikabarkan tenggelam dikarenakan kehabisan bahan bakar di perairan selat makassar.

Namun informasi baru diterima oleh Basarnas pada Sabtu (28/05/2022).

Tim rescue Basarnas Makassar, ABK KN Sar Kamajaya serta instansi dan organisasi SAR terkait, pun segera melakukan pencarian di lokasi kecelakaan kapal.

Selain bahan bakar yang habis, kondisi saat melintasi Selat Makassar, lanjut Djunaidi diperparah dengan adanya cuaca buruk di sekitaran wilayah Sulawesi Selatan pada hari itu.

"Setelah menerima informasi, kami segera memberangkatkan tim rescue berjumlah 40 orang yang terdiri dari 24 orang ABK,12 orang rescuer dan empat orang potensi SAR untuk segera melakukan pencarian terhadap penumpang kapal yang diperkirakan tenggelam di selat Makassar," kata Djunaidi.

Djunaidi menambahkan bahwa dari informasi yang beredar ada sekitar 60 penumpang, namun saat ini berdasarkan dari laporan keluarga korban ada sekitar 43 orang penumpang.

"Sekitar tujuh orang penumpang telah diselamatkan oleh TB Sabang 25 sekitar pukul 03.30 Wita. Dan saat ini dalam perjalanan menuju ke Banjarmasin," ujar Djunaidi.

"Dari hasil komunikasi melalui radio kapal, bahwa kapal TB Sabang 25 berhasil kontak dengan TB Max yang membawa sembilan orang, dan TB Cipta 2002 membawa satu orang," sambungnya.

Dari hasil komunikasi antar radio kapal itu, dapat dikatakan terdapat 17 total penumpang selamat.

Kebetulan, kata Djunaidi, kedua kapal tersebut menuju ke Morowali, dan diperkirakan akan singgah di perairan Tanakeke untuk menurunkan korban.

Tujuh orang penumpang selamat yang diangkut TB Sabang 25 yaitu, Perempuan bernama Thoibatussibhan (21), Rahma Tullah (28), Haja Bidarapi (61) dan Husni (40).

Sementara tiga lainnya merupakan laki-laki bernama, M Rahman (17), Syamsir (41) dan Moh Hidayatullah (19).

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved