Camat dan Lurah di Pangkep Ikuti Sosialisasi Perlindungan Lahan Pertanian Berkelanjutan

"Oleh karena itu, jika lahan pertanian tidak dilindungi maka akan terjadi kekurangan pangan," ujarnya.

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Waode Nurmin
Humas Pemda Pangkep
Sosialisasi Perlindungan Lahan Pertanian Berkelanjutan di Pangkep 

TRIBUNPANGKEP.COM, PANGKEP - Dinas Tanaman Pangan Sulsel bekerjasama dengan Dinas Pertanian Pangkep melakukan sossialisasi terkait perlindungan lahan pertanian.

Sosialisasi dilaksanakan di ruang pola Kantor Bupati Pangkep, Rabu(25/5/22).

Sosialisasi ini dihadiri camat, lurah dan pihak terkait.

Kepala Bidang PSP Dinas Tanaman Pangan Sulsel, Muhlis Mori menerangkan, lahan pertanian berkelanjutan wajib dilindungi demi menjaga ketahanan pangan.

"harus ada penetapan lahan pertanian berkelanjutan yang tidak beralih fungsi," katanya.

Ia menyebutkan, semakin tahun pertambahan penduduk semakin meningkat.

Pertumbuhan penduduk ini memengaruhi kebutuhan lahan kebutuhan papan.

"Oleh karena itu, jika lahan pertanian tidak dilindungi maka akan terjadi kekurangan pangan," ujarnya.

Sehingga, Pengalihan fungsi lahan pertanian tidak boleh dilakukan.

Kecuali jika ada pengganti lahan dan untuk kepentingan umum.

"Oleh karena itu, kita harapkan semua dukungan masyarakat, karena ini menyangkut hajat hidup orang banyak,"tambahnya.

Perlindungan lahan telah diatur dalam undang-undang nomor 41. Selanjutnya akan dibuatkan perda.

Kepala Dinas Pertanian Pangkep Andi Agustina menambahkan, saat ini lahan pertanian di Pangkep seluas 16.732 Ha.

Perlindungan hukum lahan berkelanjutan memerlukan dukungan semua pihak.

"Hari ini baru tahap awal, kita lakukan sosialisasi dan kampanye. Ini akan berlanjut, mudah-mudahan ada dukungan dari semua pihak. Pemerintah dan masyarakat,"jelas Kadis pertanian Pangkep.

 

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved