Daftar Pemilih Berkelanjutan Maros Capai 246.058

Anggota KPU Maros, Syaharuddin mengatakan, dari 246.058 DPB terdiri dari pemilih laki-laki sebanyak 118.262 dan perempuan 127.796 orang.

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Sudirman
Daftar Pemilih Berkelanjutan Maros Capai 246.058
TRIBUN-TIMUR.COM/NURUL
Anggota KPU Maros, Syaharuddin

TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Sebanyak 246.058 Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) di Kabupaten Maros periode April 2022. 

Anggota KPU Maros, Syaharuddin mengatakan, dari 246.058 DPB terdiri dari pemilih laki-laki sebanyak 118.262 dan perempuan 127.796 orang.

Pemilih yang terdaftar di DPB adalah pemilih yang telah mengantongi Kartu Tanda Penduduk Elktronik (e-KTP).

Baca juga: Hari Buku Nasional, Pemkab Maros Terima Wakaf 478 Buku dari ASN

Baca juga: Demokrat Maros Tolak Kedatangan AHY, Selayar Ajak Kader Tahan Diri

"Jadi yang masuk DPB itu adalah warga yang sudah punya e-KTP," ujarnya.

Ia mengimbau kepada masyarakat segera melakukan perekaman e-KTP agar bisa segera terdaftar sebagai DPB.

"Setiap rapat koordinasi dan kunjungan ke sekolah dan desa, kami selalu mengimbau kepada masyarakat untuk melakukan perekaman e_KTP," lanjutnya. 

Apalagi jajaran KPU sudah rutin melakukan rapat koordinasi dengan stakeholder terkait.

"Untun data pemilih kami melakuka rapat koordinasi setiap 3 bulan sekali, dengan melibatkan stakeholder terkait seperti Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) , Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol)," tambahnya.

Selain itu, juga turun langsung melakukan sosialisasi ke sekolah dan masyarakat.

"Bahkan sudah beberapa kali turun langsung ke sekolah menengah atas dan ke desa-desa melakukan sosialisasi," ungkapnya.

Sementara anggaran untuk Pemilu adalah kewenangan KPU Pusat. 

"Kalau anggaran untuk pemilu itu kewenangan KPU pusat, itu gelondongan di pusat. Nanti didistribusikan ke daerah sesuai dengan anggaran yang dibutuhkan oleh daerah," lanjutnya.

Terakhir, ia juga menjelaskan terkait rencana pembagian daerah pemilihan dan penambahan kursi di DPRD. 

"Kalau untuk daerah pemilihan nantinya kami buat beberapa opsi kemudian dikirim ke KPU pusat, termasuk rencana penambahan kursi di DPRD, kalau memenuhi syarat pasti akan bertambah," tutup Syahruddin.

 

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved