Pembangunan Bundaran BTP Butuh Perluasan Jalan

Rencananya, proyek ini bakal dilengkapi dengan patung tokoh-tokoh yang pernah jabat presiden.

Penulis: Siti Aminah | Editor: Waode Nurmin
Tribun-Timur.com/Siti Aminah
Danny perlihatkan desain bundaran BTP saat rakorsus. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar mewacanakan untuk memperluas ruas jalan di Bumi Tamalanrea Permai (BTP).

Perluasan jalan tersebut dilakukan jika hasil kajian pembangunan bundaran BTP membutuhkan lahan yang lebih luas.

Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Makassar, Tajuddin Beddu mengatakan, perluasan jalan tersebut jadi salah satu opsi masukan dari hasil pertemuannya dengan stakeholder terkait membahas pembangunan bundaran.

Stakeholder yang dimaksud ialah Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Makassar, Balai Pengelola Transportasi Darat Kemenhub Makassar, dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

"Jadi dari hasil pertemuan dan koordinasi, mereka meminta untuk kajian teknisnya," ucapnya.

Kajian teknis yang dimaksud kata Tajuddin, misalnya rekayasa jalan, apakah membutuhkan pelebaran jalan, hingga penggunaan traffic light atau lampu merah.

"Jadi kalau ada pelebaran maka kita lebarkan, tapi itu belum fiks, nanti kita lihat hasil kajiannya," paparnya.

Jalanan sepanjang BTP kata Tajuddin merupakan kewenangan Pemerintah Provinisi Sulawesi Selatan karena masuk jalan provinsi.

Akan tetapi jika bundaran tersebut membutuhkan pelebaran maka Pemkot Makassar bakal mengestimasi anggarannya karena ada kepentingan Pemkot di dalamnya.

"Nanti akan kita coba bicarakan juga ke Pemprov terkait perluasannya, juga akan dikaji dulu apakah ada pembebasan lahan atau tidak," terangnya.

Untuk luas lingkaran atau diameter bundaran yang akan dibangun didesain 40 meter.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Makassar Zuhaelsi Zubir mengatakan, pihaknya sudah merampungkan perencanannya dengan estimasi anggaran Rp10 miliar.

Rencananya, proyek ini bakal dilengkapi dengan patung tokoh-tokoh yang pernah jabat presiden.

Mulanya, konsep bundaran ini akan dilengkapi dengan air mancur.

Belakangan, saat rapat koordinasi khusus (rakorsus) konsep air mancur di Bundaran BTP diganti menjadi patung para presiden dari masa ke masa.

Sebelumnya, Kepala PPK, Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN), Sulsel, Malik menyampaikan, Pemkot Makassar jika ingin membangun bundaran harus melengkapi andalilin dan analisis pergerakan lalu lintas lebih dulu.

"Tunggu analisa lalu lintas," singkatnya. (*)

 

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved