Makassar Level 3 PPKM, Danny: Harusnya Level 1

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Makassar Danny Pomanto mengatakan, Makassar harusnya berstatus level 1.

Penulis: Siti Aminah | Editor: Saldy Irawan
Tribun-Timur.com/Siti Aminah
Wali Kota Makasar Danny Pomanto ingatkan RT/RW pantau kemunculan hepatitis akut 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kota Makassar hingga saat ini masih berstatus PPKM Level 3.

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah memperpanjang status tersebut, berlaku mulai 10 Mei hingga 23 Mei mendatang.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Makassar Danny Pomanto mengatakan, Makassar harusnya berstatus level 1.

Jika dilihat dari perkembangan kasusnya, angka positif covid-harian di Makassar sangat rendah.

Bahkan kata Danny, dalam satu hari kadang tak satupun kasus yang terdata.

"Kalau berdasarkan penilaian epidemiologi, kita ini seharusnya sudah berada di level 1. Kalau nilai di Kementerian Kesehatan Level 2, Kemendagri level 3 Pasti ada pertimbangan khusus kenapa kita masih di level 3," ucap Danny Pomanto, Jumat (13/5/2022).

Kendati demikian, dengan status PPKM tersebut tak boleh berprasangka buruk. 

"Prasangka baiknya adalah Makassar ini dilapis dengan PPKM Level 2 dan 3 agar terproteksi dengan baik," terangnya.

Wali Kota Makassar dua periode ini menduga, indikator atau penyebab Makassar dapat level 3 PPKM karena vaksinasi lansia masih rendah.

Sejauh ini vaksinasi lansia untuk dosis pertama di angka 50,68 persen, dosis 2 berkisar 43,18 persen.

Angka tersebut belum memenuhi persyaratan dari Kementerian Dalam Negeri dimana ditargetkan sasaran lansia yang sudah divaksin dosis satu minimal 60 persen.

Untuk itu, Pemkot Makassar akan menggenjot vaksinasi lansia ini, salah satunya dengan door to door

"Sekarang lansia dari rumah ke rumah lagi sekarang diulang lagi, sekarang by name by adress. nama-nama dari dukcapil itu di kejar," ungkapnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Makasar, Nursaidah Sirajuddin mengatakan, hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah penyakit yang dialami kebanyakan lansia.

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved