PT SGS
Banyak Karyawannya Meninggal Akibat Kecelakaan Kerja, PT SGS di Bua Luwu Didemo
PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Desa Barowa, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, didemo, Senin (9/5/2022).
Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Sukmawati Ibrahim
TRIBUNLUWU.COM, BUA - PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Desa Barowa, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, didemo, Senin (9/5/2022).
Unjuk rasa dilakukan puluhan pemuda asal Desa Barowa.
Pendemo menganggap, perusahaan kayu lapis tersebut telah mencemarkan lingkungan, laut, dan udara.
Mengakibatkan munculnya masalah baru, seperti kurangnya hasil tangkapan nelayan di laut.
Selain itu, aktivitas PT SGS juga dianggap telah merusak jalan umum.
Akibat dari mobilitas kendaraan operasional perusahaan yang keluar masuk.
Sehingga pengunjuk rasa meminta agar perusahaan memperbaiki jalan desa yang rusak.
"Perhatikan pencemaran lingkungan, udara, dan laut akibat limbah perusahaan selama berpuluh tahun," kata Koordinator Aksi, Cakrawirawan.
Dalam orasinya, Cakrawirawan juga menyinggung adanya indisiden kecelakaan kerja.
Hal itu telah menyebabkan beberapa orang meninggal dunia.
Ia menuding perusahaan lalai dalam menerapkan keselamatan dan keamanan pekerjanya.
"Tuntutan kami adalah perusahaan wajib menerapkan secara ketat keselamatan dan keamanan pekerja dan tidak mengabaikan lingkungan," katanya.
"Buruknya lingkungan menyebabkan hasil tangkapan orang tua kami sebagai nelayan menurun drastis, perusahaan harus bertanggung jawab," tegasnya.
Dalam aksi ini, orasi dilakukan di depan gerbang masuk perusahaan.
Pengunjuk rasa dijaga puluhan satpam dan personel Polres Luwu.
Setelah orasi, perwakilan pemuda diminta menemui managemen perusahaan untuk berdiskusi. (*)