Reuni Akbar DDI Mangkoso

Potensi Nikel Melimpah, Amran Sulaiman: Pengusaha DDI Mangkoso Aku Tunggu di Kantor

Andi Amran Sulaiman (AAS) turut menghadiri reuni nasional Darud al Da'wah wa al Irsyad (DDI) Mangkoso di Hotel Claro Makassar, Kamis (5/5/2022).

Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/FAQIH
Andi Amran Sulaiman kala menyapa tamu undangan lainnya 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Andi Amran Sulaiman (AAS) turut menghadiri reuni nasional Darud al Da'wah wa al Irsyad (DDI) Mangkoso di Hotel Claro Makassar, Kamis (5/5/2022).

Ia mengenakan setelan kemeja putih dan songkok hitam. Amran Sulaiman duduk semeja dengan para tamu undangan VVIP.

Ada Dewan Kehormatan DDI Mangkoso Aksa Mahmud, Pimpinan Ponpes AGH Prof Faried Wadjedy MA dan Ketum PB DDI AGH Prof Andi Syamsul Bahri Galigo.

Baca juga: Dua Alumni DDI Mangkoso Dapat Hadiah dari Amran Sulaiman, Nilainya Setara 7 Kali Lipat Gaji ASN

Baca juga: Bukan Alumni, Ina Kartika dan Amran Sulaiman Mengaku Bagian dari DDI Mangkoso

Serta Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika Sari dan Anggota DPR RI fraksi PPP H Aras.

Ketua IKA Unhas ini juga menyampaikan motivasi kepada seluruh alumni DDI Mangkoso.

AAS mengakui selama perjalanan karirnya, memegang teguh satu ilmu dari DDI.

"Aku bukan hebat, hanya ilmu DDI saya pakai. Haqqul yaqin, kita tidak pernah lihat tuhan tapi kita salat, ibadah haji," ujar Andi Amran Sulaiman.

Haqqul Yaqin ialah puncak keyakinan batin paling tinggi, yaitu melihat adanya Allah Swt di muka Bumi ini dan tidak ada satupun di dunia ini selain kekuasaan dan kebesaran-Nya.

Dengan memegang teguh ajaran ini, AAS selalu menyerahkan segala hasil usaha dan kerja kerasnya kepada Allah SWT.

"Allah SWT menginginkan kita bekerja keras. Tidak akan berubah nasib suatu kaum, kalau bukan dia merubahnya," jelas Andi Amran Sulaiman.

AAS pun melihat potensi pengusaha dari kalangan alumni DDI.

Dirinya pun menjelaskan potensi sumber daya alam Kawasan Indonesia Timur.

Disepanjang pulau Sulawesi hingga Maluku, terdapat sebesar 54 persen Nikel dunia.

Baginya, sangat miris jika potensi ini tidak dikelola oleh orang Indonesia khususnya Sulawesi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved