Pejabat Kemenag

Menag Yaqut Lantik 29 Pejabat Kemenag, 4 Untuk Sulsel Termasuk Kaswad Sartono dan Arsyad Ambo Tuo

Dr KH Kaswad Sartono SAg MAg menjadi Kepala Biro Administrasi Akademik Kemahasiswaan dan Kerja Sama Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Editor: AS Kambie
ISTIMEWA
Dr KH Kaswad Sartono 

TRIBUN-TIMUR.COM - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas melantik 29 Pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) dan Pimpinan Tinggi Pratama Kementerian Agama.

Di antara 29 pejabat yang dilantik, tiga berasal dari Sulawesi Selatan.

Mereka adalah Prof Dr H Syahabuddin MAg sebagai Rektor Institut Agama Islam Negeri Bone serta Dr Hannani MAg sebagai Rektor Institut Agama Islam Negeri Parepare.

Dr KH Kaswad Sartono SAg MAg menjadi Kepala Biro Administrasi Akademik Kemahasiswaan dan Kerja Sama Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, serta Dr HM Arsyad Ambo Tuo MAg menjadi Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik dan Kemahasiswaan Institut Agama Islam Negeri Sorong.

Sebelumnya Dr KH Kaswad Sartono menjabat Kepala Bidang Agama Islam Zakat dan Wakaf (Penaiszawa) Kanwil Kemenag Sulsel.

Sedangkan Dr HM Arsyad Ambo Tuo sebelumnya menjabat Kepala Kantor Kemenag Kota Makassar.

Prosesi pelantikan 29 pejabat Kemenag tersebut digelar dengan protokol kesehatan ketat di Auditorium HM Rasjidi Kantor Kementerian Agama Jalan MH Thamrin Jakarta Pusat.

Hadir sebagai saksi pelantikan, Dirjen Pendidikan Islam Ali Ramdhani dan Dirjen Penyelengaraan Haji dan Umrah (PHU) Hilman Latief.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam arahannya menyampaikan pesan agar pejabat yang dilantik mengunakan jabatan sebagai sarana dan wasilah untuk meningkatkan pengabdian kepada umat, bangsa dan negara.

"Jabatan bukanlah kesempatan untuk berbuat aji mumpung, tetapi sebuah amanah yang akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, di samping pertanggungjawaban secara administratif di dunia ini," kata Menag Yaqut Cholil Qoumas, Rabu (27/4/2022).

Ditegaskan Menag Yaqut Cholil Qoumas, setiap pejabat, baik yang menjabat karena promosi maupun rotasi, di minta agar menaati sumpah jabatan dengan nama Tuhan dan di bawah kitab suci agama.

"Jika suatu ketika saudara-saudara menemukan celah dan modus untuk menyalahgunakan jabatan untuk tujuan yang tidak benar, maka ingat dan renungkanlah kalimat sumpah menurut agama yang saudara-saudara ucapkan hari ini," jelas Menag Yaqut Cholil Qoumas.

"Saya berharap saudara-saudara  menggunakan seluruh kemampuan intelektual, kemampuan kepemimpinan dan manajerial serta kemampuan sosio-kultural dalam melaksanakan tugas dan pengabdian secara totalitas," sambung Menag Yaqut Cholil Qoumas.(*)

 

Halaman
1234
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved