Warga Jl Nenas Sengkang Geger Gara-gara Kemunculan Ular Piton Sepanjang 6 Meter

Masyarakat sempat geger, lantaran ukuran ular tersebut lumayan besar dan ditakutkan bisa memangsa hewan peliharaan masyarakat.

Kustang Firman
Proses evakuasi ular piton sepanjang kurang lebih 6 meter di Jl Nenas, Sengkang, Kabupaten Wajo, Selasa (26/4/2022) malam. 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Seekor ular piton berukuran kurang lebih 6 meter gegerkan warga di Jl Nenas, Sengkang, Kabupaten Wajo, Selasa (26/4/2022).

Menurut personel Animal Rescue Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Wajo, Aksar, bahwa ular tersebut muncul dan terlihat sekitar pukul 22.00 Wita.

"Ada warga setempat duduk sambil bicara sama tetangganya langsung dia lihat itu ular mau masuk di (dalam) pondasi pagar," katanya.

Proses evakuasi sempat berlangsung lama, lantaran ular tersebut berusaha melarikan diri ke dalam sela-sela batu pondasi.

Masyarakat sempat geger, lantaran ukuran ular tersebut lumayan besar dan ditakutkan bisa memangsa hewan peliharaan masyarakat.

Sementara itu, personel animal rescue lainnya, Firman Kustang menyebutkan bahwa sebelum dilakukan evakuasi, sudah ada laporan masyarakat yang masuk sehari sebelumnya terkait keberadaan hewan melata itu.

"Sebelumnya masuk laporan masyarakat tapi begitu ditindaklanjuti pencarian nihil," katanya.

Pada malam hari, ular tersebut muncul lagi sehingga masyarakat pun kembali melaporkan ke tim animal rescue.

"Kita infokan ke masyarakat jika ada yang melihat lagi tolong laporkan, dan akhirnya terlihat lagi sehingga dilakukan evakuasi," katanya.

Ular tersebut pun telah dilepaskan ke habitatnya yang jauh dari pemukiman masyarakat.

Kasus kemunculan ular di pemukiman warga di Sengkang, Kabupaten Wajo bukanlah yang pertama dan sudah kerap terjadi.

Diduga, ular tersebut kehilangan habitat aslinya dan sumber makanannya sehingga masuk ke pemukiman masyarakat.

Sebelumnya, ular piton berukuran besar juga pernah ditemukan di belakang asrama Pondok Pesantren As'adiyah Sengkang, di Jl Andi Unru pada akhir Maret 2022 lalu.

Laporan jurnalis Tribun Timur, Hardiansyah Abdi Gunawan

 

 

 

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved