Ramadan, Prominens 98 FK UMI Berbagi ke Penderita Kanker di Rumah Singgah YKAKI

Prominens Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia (UMI) menggelar program berbagi bagi penderita kanker yang melakukan pengobatan.

Editor: Sudirman
UMI
Prominens Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia (UMI) menggelar program berbagi bagi penderita kanker yang melakukan pengobatan di rumah sakit. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Prominens Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia (UMI) menggelar program berbagi ke penderita kanker yang melakukan pengobatan di rumah sakit Makassar.

Ketua Angkatan Prominens FK UMI, dr Wachyudi Muchsin mengatakan, program berbagi ini sudah menjadi tradisi setiap bulan Ramadan.

Sesuai data dari ketua panitia Ramadhan Berbagi 2022 dr Shofiya Latief, ada 14 pasien kanker anak-anak.

Sementara orang tua pasien sebanyak 17 orang serta pengurus 6 orang.

Mereka mendapat bantuan donasi dari keluarga besar Prominens 98 FK UMI.

"Walau sederhana, semoga kegiatan ini bermanfaat dan bukan hanya sekedar sumbangan," ujarnya.

Namun merupakan komitmen untuk memberikan pendampingan baik pasien, keluarga dan pengelola.

Agar anak anak penderita kanker bisa mendapatkan pelayanan kesehatan maksimal.

Sementara dr Rima Frisandi dan dr Eka Yusuf Inra Kartika tidak bisa menahan haru saat berinteraksi dengan penderita kanker serta orang tua.

Info dari pengelola yayasan terbanyak penderita leukemia (kanker darah), kedua retinoblastoma (kanker di mata), neuroblastoma (kanker saraf) terakhir nefroblastoma (kanker ginjal) yang ada di rumah singgah Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI).

“Mereka semua sangat tangguh serta sabar dalam menghadapi penyakit yang amat menakutkan ini ,banyak pembelajaran hidup mereka berikan,“ ujarnya.

Semnetara Ketua IKA Fakultas Kedokteran UMI, Muji Iswanty akan berkoordinasi dengan seluruh anak kedokteran UMI.

Agar bisa bersama membantu misi mulia ini, baik dalam pengabdian masyarakat berupa pemeriksaan kesehatan rutin.

"Ikut berbagi ilmu, mendongeng atau menyumbangkan rejeki bisa meringankan anak anak kita yang menderita kanker," ujarnya.

 

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved