Video: Balai Karantina Pertanian Jamin Stok Pangan Aman di Makassar Jelang Idulfitri

Balai Karantina Pertanian Makassar memantau ketersediaan kebutuhan pokok di Pasar Terong dan Pasar Daya, Minggu (17/4/2022) sore.

Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Sudirman

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Balai Karantina Pertanian Makassar memantau ketersediaan kebutuhan pokok di Pasar Terong dan Pasar Daya, Minggu (17/4/2022) sore.

Ketersediaan 12 bahan kebutuhan pokok dipastikan aman hingga Idulfitri 1443 Hijriah.

Pantauan pasar merupakan instruksi dan tindaklanjut dari Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo.

Baca juga: Gelar Baksos, DWP Kementan Bagikan Sembako Pangan di Jakarta Utara

Baca juga: Minyak Goreng Curah Ditetapkan Rp 14 Ribu Per Liter, di Pasar Terong Makassar Rp 22 Ribu

Pantauan pasar ini dipimpin langsung oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian, Prof Fadjry Djufry.

Dia ditemani oleh Kepala Balai Karantina Pertanian Makassar, Lutfie Natsir serta jajarannya.

Prof Fadjry  menuturkan setelah dilakukan pengecekan, ketersedian 12 bahan pokok di dua pasar cukup tersedia.

 "Ketersediaan bahan pokok cukup hingga jelang Idulfitri," ungkapnya saat ditemui disela pantauan.

Diantaranya, bawah merah, bawang putih, cabai besar, cabai kecil, daging ayam, telur, daging sapi dan minyak goreng.

Bahkan khusus cabai besar dan bawang merah harganya mulai turun. Hal ini tak lepas dari daerah sentra penghasil pertanian tersebut telah panen raya.

"Begitu pun dengan daging sapi, stoknya cukup. Pak Menteri Pertanian telah meminta distributor menyiapkan sampai Idulfitri. Harganya pun kini hanya Rp 121 per kilogram," ujarnya.

Sedangkan untuk minyak goreng kemasan, jumlahnya cukup melimpah. Harganya pun tidak ada kenaikan signifikan, masih batas wajar.

Kepala Balai Karantina Pertanian Makassar, Lutfie Natsir mengatakan, untuk minyak goreng akan mengawasi pendistribusiannya.

Sebab, ada pengecer mengeluh tidak dapat jatah. Padahal stok minyak goreng di Sulsel bulan ini 17.324 ton. Kebutuhan masyarakat hanya 834 ton per hari.

"Jadi stok minyak goreng cukup untuk Idulfitri, masalah distribusikan diperbaiki," ucapnya.

Dengan pantauan pasar ini, ungkap Lutfie, ketersedian bahan pokok bisa diketahui. 

Jika ada kebutuhan pokok yang kurang, segera didatangkan dari daerah yang surplus sehingga barang tersedia.

"Mudah-mudahan dengan banyaknya barang, harga bisa turun," harapnya.

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved