Amran Mahmud Komitmen Jadikan Kabupaten Wajo Sebagai Smart City

Amran Mahmud menyampaikan bahwa Pemkab Wajo memiliki niat bulat dan tekad kuat untuk menerapkan smart city dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Humas Pemkab Wajo
Bupati Wajo, Amran Mahmud, saat memaparkan secara virtual di hadapan para asesor terkait penggunaan dan pengembangan teknologi, informasi, dan komunikasi di Wajo, dari Aula Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian Dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Wajo, Selasa (12/4/2022) 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo berkomitmen menjadi salah satu daerah yang jadi lokus pendampingan penyusunan masterplan Smart City (Kota Cerdas) 2023 oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Republik Indonesia.

Upaya itu disampaikan Bupati Wajo, Amran Mahmud, saat memaparkan secara virtual di hadapan para asesor terkait penggunaan dan pengembangan teknologi, informasi, dan komunikasi di Wajo, dari Aula Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian Dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Wajo, Selasa (12/4/2022).

Pada pemaparannya, Amran Mahmud menyampaikan bahwa Pemkab Wajo memiliki niat bulat dan tekad kuat untuk menerapkan smart city dalam penyelenggaraan pemerintahan.

"Berbagai langkah strategis telah diimplementasikan tentunya dengan berbagai hasil dan tantangan, baik pada suprastruktur, struktur, infrastruktur hardware, maupun aplikasi, guna menuju smart city," katanya.

Menurutnya, ada tantangan yang dihadapi dan itu tidak menyurutkan langkah kecil Pemkab Wajo untuk menuju lompatan besar ke arah smart city.

"Apalagi ditambah dengan dukungan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika serta lembaga teknis terkait," kata alumnus Pascasarjana UIN Alauddin Makassar itu.

Amran Mahmud melanjutkan bahwa pada sisi suprastruktur, ditandai dengan telah dituangkannya dalam perencanaan jangka menengah maupun tahunan, begitupun pelaksanaan dan pengembangan untuk mendukung dan menciptakan terwujudnya smart city di Wajo.

"Sejak tiga tahun lalu, ketika kami dilantik di tahun 2019, dalam dokumen RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) Kabupaten Wajo tahun 2019-2024 telah memuat kata 'e-government' sebagai salah satu kata kunci dalam penyelenggaraan pemerintahan amanah yang akan dijalani selama lima tahun ke depan sampai dengan tahun 2024," katanya.

Lebih lanjut, dirinya juga mengaku telah menetapkan 25 kerja nyata yang salah satunya adalah percepatan reformasi birokrasi dan e-government.

Smart city menjadi fokus dengan indikatornya adalah indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved