Rehabilitasi Saluran Induk Pekkabata Habiskan Anggaran Rp100 M, Bakal Aliri 7.000 H Lahan Pertanian

Bupati Pinrang, Irwan Hamid meninjau langsung pekerjaan Rehabilitasi Saluran Induk Pekkabata, Selasa (12/4/2022).

Penulis: Nining Angraeni | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/NINING
Bupati Pinrang Irwan Hamid meninjau langsung pekerjaan Rehabilitasi Saluran Induk Pekkabata, Selasa (12/4/2022) 

TRIBUNPINRANG.COM, PINRANG - Bupati Pinrang, Andi Irwan Hamid meninjau langsung pekerjaan Rehabilitasi Saluran Induk Pekkabata, Selasa (12/4/2022).

Berlokasi di Lome, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang.

Irwan didampingi Kepala Dinas Sumberdaya Air dan Bina Konstruksi M Jenal.

Baca juga: Ikut Pesantren Kilat Ramadhan, 376 Warga Binaan Rutan Pinrang Belajar Cara Muhasabah Diri

Baca juga: 248 Petugas Gabungan Jaga Unjuk Rasa Mahasiswa di Pinrang, Polisi Dilarang Bawa Senjata Api

Serta Kepala Dinas Bina Marga dan Cipta Karya Awaluddin Maramat dan Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura A.Tjalo Kerrang.

Pekerjaan rehabilitasi saluran induk ini mengairi kurang lebih 7.000 Ha lahan pertanian disebelah utara Kabupaten Pinrang.

Irwan berharap, pekerjaan ini segera dirampungkan. Tentunya dengan kualitas yang baik.

Sehingga masyarakat petani dapat merasakan manfaatnya.

Irwan menjelaskan, pekerjaan ini sebagai upaya untuk mengoptimalkan fungsi jaringan irigasi yang bermuara pada peningkatan produksi pertanian masyarakat petani.

"Kami berharap hasilnya bisa optimal dan dimanfaatkan oleh masyarakat. Utamanya para petani,"katanya.

Sementara Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi, M Jenal menambahkan, pekerjaan ini dilakukan oleh pihak Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang.

Di mana memakan anggaran kurang lebih Rp100 miliar rupiah.

Terpisah, Kepala Bidang Irigasi Pedesaan, M.Husni Nakka mengatakan, pekerjaan yang dilakukan berupa pekerjaan fisik.

"Meliputi rehabilitasi saluran, pintu air, jalan inspeksi dan pekerjaan penunjang lainnya," imbuhnya.

Dari informasi yang dihimpun, saluran irigasi yang mengalir ke wilayah Kecamatan Duampanua itu ditutup sejak Oktober 2021.

Penutupan saluran irigasi diputuskan dalam rapat di Dinas Pengelolaan Sumberdaya Air atau PSDA Pinrang.

Laporan jurnalis Tribunpinrang.com, Nining Angreani.

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved